Apa itu Khiyar? Jenis Dalam Transaksi Jual Beli

Tahukah Anda tentang Apa itu Khiyar? Setiap hari kita tentu saja kita melakukan kegiatan jual beli.

Entah itu melakukan jual beli yang kita lakukan di pasar atau bisa juga dilakukan di mini market. Entah itu dilakyaukan dengan tujuan untuk membeli kebutuhan sehari-hari atau bisa juga membeli keperluan yang lainnya.

Di mana dalam agama Islam semua kegiatan yang kita lakukan itu sifatnya begitu sangat mulia. Termasuk juga dalam hal melakukan kegiatan berjual beli.

Pada agama Islam pada kegiatan berjual beli ada istilah yang biasa dikenal dengan khiyar. Mungkin saja di sini beberapa orang itu sudah ada yang mengenal dan dan juga mengetahui istilah itu.

Namun rupanya di sini itu masih banyak orang yang belum mengetahui dan bahkan penasaran dengan apa yang dimaksud dengan khiyar.

Nah untuk menjawab  rasa penasaran anda maka dari itu di bawah ini kami akan memberikan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk anda sekalian tentang khiyar. Penasaran? Yuk kita baca dan simak bersama.

Apa itu Khiyar?

Tahukah Anda Apa itu Khiyar? Pengertian Khiyar adalah suatu hak untuk memilih yang ditujukan pada para penjual dan juga pembeli apakah kegiatan transaksi jual beli itu akan dilanjutkan atau tidak.

Adapun di sini dalam melakukan proses khiyar itu sendiri baik penjual maupun juga pembeli diperlukan ketelitian yang mendalam.

Hal itu sengaja diperlukan dengan maksud dan juga tujuan untuk mencegah terjadinya rasa menyesal dalam melakukan proses transaksi itu.

Dan di sini salah satu bentuk akibat yang dialami ketika seorang dalam melakukan tindakan jual beli itu tidak menerapkan khiyar adalah orang tersebut merasakan suatu penyesalan.

Jenis Khiyar

Mungkin saja selama ini orang itu berpikir dan juga beranggapan jika dalam agama Islam itu hanya ada 1 khiyar.

Namun rupanya di sini anggapan itu kurang tepat. Karena di dalam Islam itu sendiri tidak hanya terdapat 1 khiyar saja. Namun di sini terdapat 5 khiyar.

Mungkin di sini beberapa orang itu sudah mengetahui 5 jenis khiyar itu. Namun rupanya di sini juga masih banyak orang yang belum tahu dan memahami 5 jenis khiyar itu.

Nah untuk anda yang belum mengerti dan memahami 5 jenis khiyar itu di sini kami akan memberikan informasinya mengenai 5 jenis khiyar itu satu per satu. Penasaran? Yuk kita baca dan juga simak bersama sama penjelasan di bawah ini.

1. Khiyar majlis

Khiyar yang pertama yang akan kita bahas pada pembahasan ini adalah khiyar majlis. Jenis Khiyar majlis adalah hak yang dilakukan memilih untuk melanjutkan atau  membatalkan transaksi jual beli.

Biasanya di sini untuk khiyar majlis ini banyak sekali terjadi ketika melakukan transaksi jual beli yang terjadi di toko, kios, warung, dan juga toko.

Adapun inti dari khiyar majlis itu sendiri adalah ketika sudah terjadi proses transaksi itu sendiri dari pihak penjual itu sendiri tidak bisa membatalkan proses transaksi jual beli yang telah terjadi.

Sedangkan di sini untuk pembeli ketika barang itu sudah dibeli maka dari pihak pembeli itu sudah tidak bisa lagi mengembalikan barang tersebut.

Selain itu di sini pada khiyar majlis itu juga bisa diterapkan dalam bentuk transaksi muamalah lainnnya.

Adapun itu seperti halnya adalah akad salam, akad sharf yang bisa dilakukan dengan transaksi yang menggunakan uang dan bisa juga dengan menggunakan akad hijrah.

2. Khiyar aibi

Lalu untuk jenis khiyar lain yang akan kita bahas di sini adalah khiyar aibi. Adapun di sini yang dimaksud dengan khiyar aibi adalah suatu jenis hak untuk meneruskan atau membatalkan transaksi apabila setelah terjadinya akad berlangsung diketahui terdapat suatu cacat atau kerusakan pada suatu barang yang jual belikan yang tidak diketahui oleh penjual maupun pembeli pada saat terjadi akad.

Adapun bila diterapkan pada transaksi jual beli yang dilakukan pada hidup sehari-hari adalah di mana setelah pihak pembeli itu melakukan transaksi jual beli dan mengetahui bahwa barang yang sudah dibeli itu mengalami kerusakan maka pihak pembeli itu berhak untuk mengembalikan lagi barang yang sudah dibeli itu pada penjual.

Namun kendati dengan menerapkan khiyar aibi orang itu bisa mengembalikan barang yang cacat itu pada penjual. Namun rupanya di sini pembeli itu tidak bisa mengembalikan barang yang rusak itu begitu saja.

Karena di sini ada persyaratan yang harus dipenuhi dan juga diterapkan ketika seorang itu ingin mengembalikan barang yang cacat itu dengan khiyar aibi.

Adapun di sini yang merupakan persyaratan bagaimana orang itu bisa melakukan khiyar aibi yaitu adalah:

  • Penjual berhak mengembalikan uang pembeli, apabila barang yang dibeli mengalami cacat akibat perbuatan dari penjual.
  • Jika seorang itu membeli barang dalam jumlah yang banyak.maka dari pihak penjual itu berhak untuk menolak keseluruhan barang bila ditemukan beberapa jenis barang yang mengalami rusak atau mengalami cacat.
  • Bila barang yang cacat itu rusak karena ulah dari pembeli, maka di sini pembeli itu sendiri tidak bisa mendapatkan hak

3. Khiyar syarat

Lalu kemudian untuk jenis khiyar lain yang biasa diterapkan dalam transaksi jual beli adalah khiyar syarat.

Adapun di sini yang merupakan khiyar syarat yaitu hak bagi penjual dan pembeli untuk meneruskan atau membatalkan transaksi barang selama dalam masa tenggang yang telah disetujui oleh penjual dan juga pembeli.

Namun perlu untuk kita ketahui bersama di sini adalah pada khiyar syarat  itu berbeda atau tidak sama dengan syarat jual beli yang diterapkan dalam agama Islam.

Nah itulah tadi beberapa informasi yang bisa kami bagikan untuk anda sekalian mengenai khiyar. Semoga informasi tersebut bisa berguna dan juga bermanfaat untuk anda sekalian.

Terlebih di sini untuk anda yang belum memahami dan mengerti apa yang dimaksud dengan khiyar di dalam agama Islam.

Sama halnya seperti khiyar aibi begitu pula di sini pada khiyar syarat itu juga mempunyai persyaratan atau kriteria tertentu yang diterapkan dalam proses transaksi jual beli. Lalu apa saja sih sebenarnya apa saja kriteria dalam menerapkan khiyar syarat:

  • Apabila masa khiyar syarat itu telah lewat maka proses transaksi itu menjadi sah dan juga tidak bisa dibatalkan lagi
  • Hak khiyar syarat itu tidak bisa diterapkan atau diberikan pada orang lain yang tidak berhak menerima
  • Apabila pembeli itu dalam masa tenggang itu meninggal. Maka kepemilikan barang itu menjadi hak dari ahli waris pembeli
  • Dan apabila pada saat masa tenggang itu dari pihak penjual itu meninggal. Maka dari itu kepemilikan barang secara langsung akan jatuh pada pihak pembeli.

Adapun yang merupakan contoh dari khiyar syarat yaitu adalah jual beli saham.

Leave a Comment