8+ Cara Memulai Bisnis Ayam Geprek Agar Untung Besar

Siapa yang tidak suka ayam geprek? Dari anak kecil sampai orang dewasa tampaknya tergila gila dengan menu yang satu ini. Toping yang bisa bermacam macam, mulai dari keju hingga aneka sambal membuatnya digemari semua kalangan.

Orang Indonesia memang tergila gila dengan menu ini. Bahkan salah satu layanan pesan antar makanan ojek online merilis bahwa ayam geprek adalah menu yang paling banyak di pesan dibandingkan menu lainnya.

Pada tahun 2019, 300 juta porsi ayam geprek laris terjual. Bila dobandingkan dengan jumlah masyarakat Indonesia yang mencapai 220 juta, hampir semua orang Indonesia telah mencicipi ayam geprek. Luar biasa bukan?

Bukan hanya pedagang kaki lima, para artis ibu kota pun berbondong bondong mendirikan usaha ayam geprek dengan embel embel nama besar mereka.

Bahkan restoran restoran besar pun mulai menyelipkan makanan ini dalam daftar menu nya. Bukan tanpa alasan mereka melakukan ini.

Alasan Memulai Bisnis Ayam Geprek

Alasan Memulai Bisnis Ayam Geprek

Berikut adalah beberapa alasan mengapa ayam geprek menjadi pilihan bisnis bagi banyak orang :

1. Modal Relatif Kecil

Dengan bahan baku utama ayam, bisa dibilang bahwa modal yang dikeluarkan relatif kecil dibanding makanan yang berbahan baku utama daging.

2. Disukai Semua Kalangan

Ayam geprek adalah makanan sejuta umat. Hampir semua orang Indonesia, tua muda, kaya miskin, menyukai ayam geprek.

Sebagai penjual hanya tinggal menambahkan variasi toping seperti jenis jenis sambal dan keju untuk memperbanyak pilihan bagi pelanggan.

3. Mengikuti Tren

Memang ayam geprek sedang mempunyai tren nya tersendiri. Jika kita memulai bisnis ayam geprek melalui aplikasi online, akan lebih mudah dicari oleh para pelanggan yang menuliskan kata kunci “ayam geprek”.

4. Resep yang Tidak Susah

Membuat ayam geprek tdaklah seribet itu. Kunci dari ayam geprek adalah sambel nya. Bagi orang Indonesia, menggoreng ayam dan membuat sambel bukan lah sebuah masalah.

Cara Memulai Bisnis Ayam Geprek Untuk Pemula

Cara Memulai Bisnis Ayam Geprek Untuk Pemula

Bagaimana? apakah sudah tertarik untuk menjajal bisnis ayam geprek? Berikut kami rangkum cara cara memulai bisnis ayam geprek.

1. Mengembangkan dan Jaga Kualitas Produk

Ini adalah poin pertama dan terpenting dari semua poin. Bagaimanapun yang anda jual adalah makanan yang akan dimakan, sebagus dan sehebat apapun branding dan marketing anda, bila makanan yang anda jual tidak disukai pasar akan sama aja tinggal menghitung hari penutupan bisnis anda.

Anda bisa mulai dari melihat ayam geprek disekitar anda, analisa kelebihan dan kekurangan dari masing masing brand ayam geprek yang anda sukai. Dari situ, anda bisa mulai menentukan bagaimana anda mau mebuat ayam geprek versi anda.

Setelah mendapat kan produk yang anda inginkan, jangan lupa untuk selalu melakukan inovasi terhadap produk anda agar pasar tidak bosan. Selalu memilih bahan baku yang segar adalah salah satu cara untuk menjaga kualitas produk anda.

Mulai dari ayam yang segar, beras yang berkualitas, minyak goreng yang bersih hingga pemilihan bawang dan cabai yang berkualitas akan menghasilkan produk terbaik untuk dijual.

2. Biaya Produksi

Ada 2 cara untuk menaikan keuntungan atau profit bisnis anda, menaikan harga jual atau menurunkan biaya produksi. Untuk cara pertama, menaikan harga jual tampaknya agak susah untuk diterapkan di bisnis ayam geprek yang sudah menjamur dan semua toko berlomba lomba memberikan harga termurah.

Menurunkan biaya produksi adalah kunci dalam persaingan ayam geprek yang ketat ini. Carilah supplier tangan pertama untuk setiap bahan baku yang kita gunakan. Mulai dari ayam, beras, minyak, tepung, sambal dan lainnya. Membeli bahan dalam jumlah yang besar juga akan menurunkan harga bahan tersebut.

Sebagai pemula yang mungkin tidak memiliki modal yang besar, hal ini bisa kita lakukan secara bertahap. Pembelian skala kecil terlebih dahulu, kemudian ketika dirasa penjualan mulai menaik, kita mulai berani untuk membeli bahan dalam jumlah yang lebih banyak.

Tapi jangan lupa, pembelian bahan baku yang lebih banyak akan membutuhkan inventori yang lebih besar, seperti kulkas, freezer dan lain lain.

Sekadar cerita, penulis mempunyai kenalan yang memiliki usaha ayam geprek yang sangat laris. Sekarang, dia telah mempunyai peternakan ayam sendiri dan pabrik tepung sendiri.

Dengan begitu dia dapat menjual produknya dengan harga yang paling rendah yang ada di pasaran. Intinya, kita harus bisa menguasai bisnis kita dari hulu sampai hilir.

3. Riset Kompetitor

jadikan kompetitor kalian sebagai area dimana kalian bisa belajar. Pelajari varian apa saja yang mereka punya, bagaimana mereka melakukan pelayanan sampai promo promo apa yang mereka lakukan.

Melalui riset ini, kalian bisa menentukan langkah terbaik untuk usaha kalian. Ambil, tiru dan modifikasi hal yang kalian anggap baik dari kompetitor kalian untuk kalian terapkan di usaha kalian serta buang yang menurut kalian buruk dari kompetitor kalian.

4. Patuhi Regulasi

Poin ini berlaku bagi yang ingin membuka tempat usaha dalam bentuk outlet atau toko. Pastikan kalian selalu mematuhi regulasi dan aturan yang berlaku. Mulai dari izin mendirikan usaha, izin mendirikan bangunan untuk bisnis ayam geprek.

Sebagai negara yang mayoritas beragama Muslim, logo halal menjadi faktor yang cukup signifikan bagi penjualan kalian. Kalian bisa mendapatkannya dengan mengikuti pelatihan sertifikasi halal dari MUI.

Apabila usaha kalian sudah besar, ada baiknya mendaftarkan merek dagang kalian yang meliputi nama dan logo usaha ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

5. Menentukan Harga Jual

Harga jual produk kalian akan sangat dipengaruhi dari biaya produksi yang kalian keluarkan serta daerah tempat kalian berjualan. Lakukanlah riset harga terlebih dahulu terhadap penjual serupa di daerah sekitar kalian.

Setelah kalian menemukan rata rata harga jual dari usaha serupa di sekitar, kalian coba terapkan dengan biaya produksi yang kalian keluarkan.

Apabila kiranya harga rata rata masih terlalu rendah untuk kalian, kalian harus coba untuk menurunkan biaya produksi.

6. Melakukan Pemasaran Online

Media sosial memberikan kita peluan yang lebih besar lagi. Walaupun anda sudah memiliki outlet sendiri, tetap berjualan melalui online akan menjangkau pasar yang lebih besar lagi. Segera daftarkan usaha kalian ke aplikasi ojek online.

Sebagai awalan, kalian bisa membeli produk kalian sendiri atau meminta kenalan kalian untuk membeli dan memberi review yang bagus terhadap produk anda.

Fitur review di aplikasi ojek online memungkinkan pembeli untuk menilai kualitas makanan yang kalian jual. Semakin tinggi nilainya, semakin banyak yang tertarik untuk membeli.

7. Promo dan Diskon

Seanjutnya untuk sues dalam geprek adalah promo dan diskon. Wajar apabila pembeli ragu untuk membeli sesuatu dari tempat yang baru. Melakukan promo dan diskon adalah salah satu cara untuk menarik pembeli.

Hal yang perlu di ingat ketika awal memulai bisnis adalah semakin banyak orang yang mencoba produk kalian akan semakin baik.

Seperti ibarat nya tester untuk para pembeli, biarkan mereka mencoba produk kalian terlebih dahulu dan apabila mereka suka, mereka akan datang kembali serta secara tidak langsung meng-iklankan produk kalian kepada teman temannya.

8. Ikuti Tren

Selalu terbuka pada apa yang sedang menjadi tren diluar. Sebagai contoh sempat booming toping saus telur asin, jangan sampai ketinggalan mengikuti tren yang ada. Malah kalau bisa, kalian lah yang menciptakan tren yang kemudian di ikuti oleh toko toko yang lain.

Diatas adalah cara memulai bisnis ayam geprek. Patut diingat bahwa akan selalu ada faktor X dan keberuntungan dalam menjalankan sebuah bisnis.

Langkah langkah diatas adalah teori teori untuk membantu membangun bisnis kalian menjadi lebih baik. Jadi, selamat mencoba dan semoga berhasil!

Baca Juga : 4 Ide Peluang Bisnis Luar Negeri Yang Belum Ada Di Indonesia

Leave a Comment