Blog Micro Niche vs Broad Niche, Mana Yang Kamu Pilih ?

Blog Micro Niche vs Broad Niche – Sebelumnya akan dibahas terlebih dahulu mengenai gambaran blog niche?

Blog niche adalah blog yang berfokus pada suatu kata kunci (keyword) tertentu dengan tujuan untuk masuk ke halaman mesin pencarian google. (Baca : Cara Memilih Keyword)

Dalam praktiknya cara membuat blog niche dengan cara melakukan riset kata kunci, lalu pembuatan konten blog, dan optimasi di mesin pencarian google.

Jenis blog ini mengharuskan pemilik blog mencari backlink dari berbagai sumber, supaya blog mereka masuk ke halaman atas mesin pencarian google dari keyword yang mereka buat. (Baca : Cara Membangun Backlink Berkualitas)

Untuk itu dibutuhkan ketelitian, kreatif, fokus dan mampu melihat peluang dari setiap keyword yang mereka bidik, sehingga menghasilkan sebuah karya yang memiliki manfaat dan menghasilkan.

Penghasilan blog niche dari penyedia iklan, keuntungannya tidak sulit mendapatkan penyedia jasa iklan secara topik yang dibahas terbatas. Jadi mudah disesuaikan antara konten dengan iklannya.

Untuk menjadi blog yang menghasilkan dibutuhkan sebuah usaha keras dalam hal mencari view kunjungan pengguna.

Upaya yang bisa dilakukan dengan melakukan promosi blog ke media sosial, optimasi keyword, dengan memasang link dari artikel satu ke artikel selanjutnya.

Meskipun tidak instan, namun jika didalami secara konsisten akan menghasilkan. Blog niche memiliki pengunjung terbatas karena topik yang diangkat spesifik untuk kalangan tertentu saja.

Baiknya jenis blog ini sangat tepat sasaran ke pembaca untuk menemukan sebuah informasi yang dibutuhkan.

Blog niche memiliki jenis 4 macam yaitu whole niche, broad niche, theme niche, micro niche. Kembali pada topik diatas mengenai blog micro niche vs blog broad niche, mana yang kamu pilih?

Sebenarnya kedua jenis tersebut memiliki kesamaan yaitu membahas satu topik saja. Perbedaannya terletak pada cangkupan dari setiap topik yang dibahas, untuk jenis blog micro niche digunakan untuk jangkauan terbatas karena sub-topik yaitu bagian dari blog broad niche.

Baca Juga : Pengertian Blog Micro Niche

Contohnya: topik wisata di semarang, pembahasanya tentang beberapa tempat tertentu. Sedangkan untuk jenis blog broad niche ialah jangkauan luas, karena pembahasannya tentang satu topik dapat dikembangkan secara luas dan saling berkaitan. Contohnya: bisnis, hukum, ekonomi dll.

Blog Micro Niche vs Broad Niche, Mana Yang Kamu Pilih ?

Menurut saya sebagai orang yang masih awam di dunia perblogan yaitu blog micro niche lebih mudah dibandingkan blog broad niche.

Bukan sekedar kemudahan yang menjadi dasar saya memilihnya ada lagi hal lain juga menjadi pertimbangan saya adalah:

Topik mudah di optimasi

Karena konten blog berfokus pada satu bidang, maka pembahasan untuk setiap topik dapat dikembangkan terus, artinya topik satu selalu berkesinambungan dengan topik berikutnya.

Blog micro niche membuat lebih fokus untuk menulis konten, internal link dan masih banyak lainnya.

Selain itu untuk saat ini lebih mudah dalam optimasi offpage seperti: blacklink, disebabkan micro niche memiliki topik yang relevansinya terbilang cukup tinggi. Namun, semua tergantung pada keyword yang menjadi dasar utama dalam blog ini.

Usahakan agar setiap kata kunci masuk ke halaman atas google, sehingga peluang banyak di baca oleh pengunjung lebih besar dibandingkan berada dibagian bawah halaman google. Ini sangat tricky dalam proses menganalisisnya.

Sebagai fondasi dalam pengembangan website berikutnya

Setelah berhasil mengoptimasi satu topik blog micro niche, untuk mengembangkan ke topik lain biasanya akan lebih mudah.

Yaitu dalam proses optimasi offpage ini akan lebih mudah, dengan penambahan backlink pada setiap topik dalam page one cukup membantu baik penulis ataupun pengguna untuk mendapatkan sebuah informasi secara utuh sesuai dengan kebutuhan informasi pembaca, sedangkan bagi penulis dimudahkan dalam menulis sebuah topik tertentu yang menghasilkan karya yang berkualitas karena fokus pada satu topik saja, ini akan menjadikan sih penulis ahli dalam bidangnya.

Sehingga blog micro niche sebagai blog yang berkualitas tinggi dan dapat di pertanggung jawabkan mengenai materi yang ada didalam setiap pembahasan topik tersebut.

Jenis blog ini dianggap memberikan efek seperti bola salju, kenapa?

Karena semakin banyak topik yang ada dalam page one, semakin mudah peluang dalam menulis konten selanjutnya. Dibandingkan awal penulisan blog micro niche yang dirasakan cukup waktu lama.

Optimasi micro niche setidaknya membutuhkan 2-4 topik, untuk berikutnya tinggal melakukan penambahan blacklink tiap topik ke halaman page one agar menghubungkan artikel satu ke artikel berikutnya.

Dibalik kemudahan itu semua micro niche memiliki kekurangan yang perlu anda perhatikan yaitu tidak instan kecuali authority webnya sudah terbangun maka akan lebih mudah dilakukan instannya.

Demikian pembahasan mengenai perbedaan micro niche blog dengan broad niche blog. Perlu diingat setiap orang memiliki pandangan tersendiri dalam pengambilan sebuah keputusan atas dasar pun berbeda-beda. Karena itu apapun pilihan anda berarti sudah sesuai dengan kebutuhan anda harapkan.

Perbanyaklah menganalisis agar menghasilkan sebuah keputusan yang tepat, sehingga dapat memaksimalkan upaya yang dikerjakan dan jika dilakukan secara konsisten bukan tidak mungkin akan menghasilkan keuntungan secara finansial bagi anda.

Baca Juga : Cara Mengelola Banyak Blog

Leave a Comment