6 Cara Mendapatkan Investor Bisnis Dengan Mudah

Cara Mendapatkan Investor Bisnis – Untuk mengembangkan usaha atau bisnis dibutuhkan modal finansial yang besar.

Caranya bermacam-macam, bisa dengan menjual aset, memohon pinjaman dari bank atau menjalin kerja sama dengan pihak lain dalam bentuk investasi.

Salah satu cara meningkatkan finansial perusahaan yang paling menguntungkan adalah mendapatkan investasi bisnis. (Baca : Ciri Investasi Bodong)

Sebab, pihak perusahaan tidak perlu menjual aset pribadi, karena yang mengeluarkan dana adalah investor sesuai jumlah saham yang disepakati. (Baca : Penyebab Harga Saham Naik dan Turun)

Sekalipun demikian untuk mendapatkan investor tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Dibutuhkan trik khusus untuk melakukannya.

Cara Mendapatkan Investor Bisnis

Nah, di artikel bisnis berikut ini, akan dijelaskan tentang cara mendapatkan investor bisnis yang paling mudah. Ini dia caranya:

1. Mengajukan Proposal

Cara yang pertama adalah mengajukan proposal. Sedangkan sasarannya adalah orang yang akan diminta menjadi investor di perusahaan.

Di dalam proposal tersebut dituliskan perihal jumlah dana investasi yang dibutuhkan.

Jika pun tidak langsung mengajak kerja sama investasi, isi proposal bisa diarahkan pada peminjaman dana.

Biasanya jika orang yang ditarget memiliki jiwa bisnis tetap memberikan pinjaman dengan sistem akad investasi.

Yang paling penting ialah tulis visi dan misi perusahaan dengan lengkap. Gunakan bahasa persuasif yang bagus supaya calon investor tertarik untuk menanamkan modal di sana.

Jangan lupa mencantumkan kondisi keuangan perusahaan. Jika perlu ilustrasikan juga program di masa depan yang sekiranya menguntungkan bagi pihak investor. (Baca : Cara Merencanakan Masa Depan)

2. Melakukan Presentasi Yang Menarik

Untuk mendapatkan investor tidak cukup hanya dengan proposal. Tetapi juga harus didukung dengan penyampaian presentasi yang menarik.

Biasanya proposal hanya dibaca sekilas saja karena poin-poin pentingnya akan disampaikan pada presentasi.

Maka dari itu, bagi calon investor, presentasi adalah hal penting yang perlu disampaikan dengan jelas, detail dan runtut.

Karena hal inilah pimpinan maupun petugas pencari investor harus menguasai cara berpretensi yang bagus. Baik dari segi komunikasi, mimik muka serta gestur tubuh.

Lebih bagus lagi jika disertai dengan kemampuan membuat slide yang menarik.

Jika ini dilakukan dan berhasil, maka peluang mendapatkan investor jauh lebih besar. Karena pihak investor lebih yakin kalau uangnya aman di dalam perusahaan.

3. Sampaikan Resiko Usaha

Ada yang mengatakan risiko usaha tidak boleh disebutkan ketika presentasi di depan calon investor. Karena ini mematahkan semangatnya untuk menanamkan modal usaha.

Akan tetapi bagi kami justru poin tersebut harus disampaikan. Ini sebagai bukti kalau perusahaan memang rill.

Karena tidak mungkin ada bisnis yang bebas risiko. Jika ada berarti bisnis tersebut scam atau abal-abal.

Investor yang berpengalaman justru suka jika risiko bisnis disampaikan. Paling tidak mereka bisa berpikir dengan matang sebelum memberikan suntikan dana.

Bagi pebisnis sendiri ini merupakan hal yang menguntungkan. Tentunya untuk mencegah gugatan di kemudian hari.

Karena alasan inilah maka saya memasukkan penyampaian risiko usaha sebagai bagian dari cara mendapatkan investor.

Jadi sebisa mungkin catat poin ini sebelum Anda melakukan presentasi di depan calon investor.

4. Mengikuti Pameran dan Kompetisi

Cara mendapatkan investor bisnis yang selanjutnya adalah mengikuti pameran dan kompetisi.

Silakan promo dan perkenalkan produk bisnis di tempat tersebut selengkap-lengkapnya. Jika perlu sampai menjadi juara.

Biasanya di pameran semacam ini, banyak investor yang melihat-lihat perusahaan yang akan dijadikan tempat menanamkan modalnya.

Nah ini bisa dimanfaatkan oleh pengusaha untuk memajang produk, visi dan misi usaha, manfaat barang, cara suplai produk dan lain sebagainya di pameran.

Bukan tidak mungkin, jika produk dan manajemen usaha bagus, investor yang melihat akan tertarik untuk menyuntikkan dana.

Sehingga tinggal akad dan penandatanganan kerjasama saja. Setelah itu, dana yang dicairkan bisa dijadikan modal usah.

5. Membuat Strategi Usaha Yang Tepat

Calon investor tidak hanya tertarik dengan janji-janji pebisnis saja. Tetapi strategi untuk memenuhi janji tersebut juga hal yang tak kalah penting.

Maka dari itu, sebelum presentasi di depan calon investor, persiapkan dulu strategi berbisnisnya.

Sampaikan strategi berbisnis sejelas mungkin serta memang terkait langsung dengan keuntungan penjualan. S

ebisa mungkin strategi yang disampaikan tidak menimbulkan keraguan dari pihak investor.

Sekalipun ada pertanyaan seputar strategi usaha, jawab dengan cepat, jelas dan tidak bertele-tele. Ini membuat calon investor lebih puas dan tertarik untuk menanamkan modalnya di perusahaan.

Membuat strategi bisnis harus dilakukan jauh-jauh hari sebelum mencari investor.

Sehingga bisa dipelajari terlebih dahulu terkait dengan peluangnya dalamĀ  penjualan.

Semakin sering dipelajari, tentu bobot strategi lebih bagus. Itu artinya peluang mendapatkan investasi juga lebih besar.

Baca Juga : Jenis Investasi Anak Muda

6. Merapikan Laporan Keuangan

Langkah yang terakhir adalah merapikan laporan keuangan. Biasanya calon investor memeriksa laporan tersebut sebelum memutuskan untuk investasi.

Jika laporan neraca keuangannya rapi dan sistematis tentu calon investor lebih berminat.

Oleh sebab itu, rapikan terlebih dahulu laporan tersebut sebelum berburu investasi. Lakukan secara bertahap kalau perlu dari sejak perusahaan beroperasi.

Karena jika pas ingin menjaring investasi biasanya laporan yang dibuat terkesan dilebih-lebihkan saja.

Itulah beberapa cara mendapatkan investor bisnis. Silakan lakukan jika Anda membutuhkan modal usaha. Jika caranya benar biasanya investor lebih tertarik. Apalagi jika bisnis memang menguntungkan.

Leave a Comment