8 Cara Mendapatkan Modal Usaha Untuk Bisnis Anda

Cara Mendapatkan Modal Usaha – Untuk membuka usaha tentu membutuhkan modal awal dengan nominal tertentu. Besarannya disesuaikan dengan bisnis atau usaha yang akan dijalankan.

Bagi pengusaha pemula mungkin modal akan menjadi masalah. Apalagi jika tidak berasal dari kalangan atas yang begitu mudahnya untuk mencairkan modal.

Cara Mendapatkan Modal Usaha

Namun jangan khawatir di artikel berikut ini akan dijelaskan tentang cara mendapatkan modal usaha terutama bagi pemula. Ini penjelasannya:

1. Modal Dari Tabungan Pribadi

Cara yang pertama adalah mendapatkan modal dari tabungan pribadi. Maka dari itu jika bercita-cita ingin berbisnis mulailah menabung dari sekarang.

Pastikan kalau tabungan tersebut memang untuk bisnis saja. Karena yang membuat tabungan habis adalah sering diambil untuk kepentingan non bisnis yang tidak penting.

Jika pun bisnis yang akan dibangun tidak terlalu besar boleh menabung mulai sekarang.

Jika sudah persiapannya matang serta sudah siap untuk berbisnis silakan tabungan tersebut diambil untuk modal.

2. Menjual Aset Pribadi

Jika memiliki aset pribadi seperti rumah, tanah atau kendaraan bisa dijadikan sarana untuk mendapatkan modal usaha.

Caranya adalah aset tersebut silakan dijual dan uang hasil penjualannya bisa dialokasikan untuk modal.

Cara ini bisa dilakukan jika Anda yakin kalau usaha akan dijalankan dengan serius. Sehingga keuntungannya bisa dibelikan aset baru pengganti yang lama.

Jika masih pemula cara ini mungkin tidak harus dilakukan. Karena di awal usaha risiko mendapatkan kerugian masih sangat besar dibandingkan meraih keuntungan.

Baca Juga : Manfaat Asuransi Aset Pribadi

3. Pinjam Modal Usaha Dari Teman Atau Keluarga

Cara yang ketiga adalah meminjam modal usaha dari teman atau keluarga.

Cara ini dibangun atas dasar kepercayaan makanya harus ada itikad baik untuk mengembalikan sesuai perjanjian.

Cara yang ketiga ini layak dicoba untuk calon pengusaha yang ingin menggeluti bisnis tidak terlalu besar. Karena pastinya modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu banyak.

Jika memang beritikad baik keluarga yang meminjamkan modal bisa ditarik untuk membantu Anda berbisnis.

Cari yang memang tidak memiliki pekerjaan hitung-hitung membantu keluarga atau teman yang telah menanamkan modalnya.

4. Mencari Partner Bisnis

Jika Anda memiliki prospek bisnis yang bagus tetapi tidak memiliki modal untuk menjalankan maka bisa mengajak orang lain untuk menjadi partner.

Jika persentase tentang bisnis memang bagus biasanya mereka tertarik untuk menyuntikkan modalnya.

Karena ini model partner tentu si pemberi modal juga ingin mendapatkan keuntungan dari bisnis tersebut.

Jadi harus dilakukan akad di awal apakah keuntungan dibagi dengan sistem bagi hasil atau sistem yang lainnya.

Akan tetapi terkadang ada orang yang membantu modal dengan tidak mengharap keuntungan.

Dengan catatan pada waktu tertentu uang tersebut harus sudah dikembalikan. Namun sistem ini sangat sulit kecuali meminjam dari orang dekat.

5. Mendapatkan Modal Dari Konsumen

Sistem mendapatkan modal dari konsumen mulai marak dalam bisnis. Bahkan sebagian besar transaksi online menggunakan sistem yang disebut sistem deposit.

Dengan sistem ini pebisnis tidak perlu mengeluarkan modal karena modal yang digunakan murni dari konsumen.

Caranya adalah meminta pembayaran di muka atau transfer untuk isi saldo tertentu yang biasa dilakukan pada transaksi pulsa.

Ada juga pedagang online yang menjalankan sistem pre order semacam ini.

Yaitu konsumen membayar dulu uang mukanya setelah barang dikirim baru bayar lunas. Untuk konsep ini pebisnis hanya mengeluarkan modal sedikit.

6. Modal Usaha Dari Investor

Terkadang jika prospek bisnis meningkat ada saja investor yang tertarik untuk menanamkan modalnya di sana.

Ini bisa dimanfaatkan oleh pengusaha untuk mendapatkan tambahan modal usaha.

Program investasi semacam ini sudah sering dijadikan alternatif perusahaan yang butuh suntikan dana.

Karena selain tidak usah mengeluarkan modal sendiri biasanya investor berani mengucurkan modal dengan nominal yang cukup besar.

Sistem ini hanya bisa dilakukan oleh pengusaha yang sudah sukses dan memiliki bidang usaha yang progresif.

Sedangkan untuk pebisnis pemula mungkin sistem investasi masih kurang diperhatikan kecuali persentasi-nya mampu menarik simpati investor untuk bekerjasama.

Baca Juga : Ciri Investasi Bodong

7. Menggadaikan Aset

Jika memang memiliki potensi keuntungan yang bagus maka bisnis silakan dijalankan.

Urusan modal awal bisa didapatkan dengan cara yang mudah salah satunya ialah menggadaikan aset pribadi.

Menggadaikan aset pribadi tidak sama dengan menjual aset.

Karena jika menjual aset berarti harta sudah berpindah tangan dan tidak bisa diambil kembali sekalipun dengan tebusan.

Sedangkan menggadaikan aset masih ada kemungkinan kembali menjadi hak milik jika berhasil menebus sebelum jatuh tempo.

Jadi, jika ingin mendapatkan modal awal silakan gadaikan aset jika sudah mendapatkan uang jadikan modal dan keuntungan usahanya dijadikan tebusan.

Baca Juga : Jenis Aset Yang Bisa Dijadikan Jaminan Dalam Pinjaman

8. CrowdFunding

CrowdFunding adalah sistem peminjaman modal online yang mulai marak dilakukan. Pebisnis tinggal mencari situs yang bisa mempertemukan Anda dengan investor saja.

Jika sudah mendapatkan yang terpercaya maka bisa langsung melakukan transaksi kerja sama.

Nominal yang didapatkan dari investor via CrowdFunding juga cukup besar bahkan mencapai puluhan juta rupiah.

Namun Anda harus hati-hati karena saat ini masih banyak penipuan pinjaman online. Maka dari itu pastikan Anda menggunakan jasa CrowdFunding yang berada di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Comment