9 Cara Mendapatkan Uang Dari Instagram yang Layak Dicoba

Sekarang ini siapa yang tidak mengenal dengan Instagram? Instagram adalah salah satu platform media social yang paling banyak diminati dan diakses oleh pecinta dunia maya.

Tidak ada yang meragukan kepopuleran dari aplikasi Instagram. Dengan fitur tambahan yang menarik seperti filter, Instagram story, IGTV (Instagram TV), dan lain-lain membuat pengguna makin betah berselancar di dunia Instagram.

Menurut data yang dirilis Napoleon Cat pada periode Januari – Mei 2020, pengguna di Instagram di Indonesia sendiri selalu meningkat setiap bulannya dan mencapai 69,2 juta pengguna dan itu sangat beragam, mulai dari anak – anak, remaja sampai orang tua.

Dengan adanya aplikasi yang berguna untuk berbagi foto dan video ini, dapat membuat para pengguna mendapatkan informasi yang ada di seluruh dunia dengan mudah.

Selain untuk mendapatkan informasi, Instagram juga dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan uang. Cara mendapatkan uang dari Instagram bisa menjadi solusi yang tepat karena bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Terlebih, car aini bisa dilakukan dengan mudah dan tidak memerlukan modal yang besar.

Cara Mendapatkan Uang Dari Instagram

Cara Mendapatkan Uang Dari Instagram
Cara Mendapatkan Uang Dari Instagram

Saat ini Instagram sebagai salah satu bagian berdasarkan taktik digital marketing yang bagus dan mempunyai kekuatan yang sangat besar untuk mendapatkan uang.

Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk mendapatkan uang dari Instagram. Akan tetapi kita juga perlu memilihnya sesuai dengan passion yang kita miliki.

Lalu bagaimana cara mendapatkan uang dari Instagram? Berikut cara agar dapat menghasilkan uang dari Instagram!

1. Menjadi Influencer atau Selebgram

Influencer merupakan orang yang terpercaya, berpengalaman, dan perpengetahuan akan suatu bidang. Salah satu syarat untuk menjadi influencer atau biasa dikenal dengan selebgram adalah dengan memiliki followers yang banyak.

Berdasarkan jumlah followersnya, influencer dibagi kedalam tiga kategori yaitu; mikro influencer yang memiliki followers sebanyak 1000 sampai 10.000 orang, makro influencer yang memiliki followers sebanyak 10.000 sampai 100.000 orang, dan mega influencer yang memiliki followers diatas 100.000 orang.

Kita harus membangun personal branding agar membuat para calon followers tertarik melihat isi konten yang kita buat dan memutuskan untuk mengikuti akun kita.

Selain membangun personal branding, foto dan caption adalah salah satu faktor penting untuk meningkatkan followers.

Sebagai seorang influencer, perlu juga komunikasi dengan followers atau pengikut di kolom komentar agar para pengikut merasa dekat dengan kita,  tidak menganggap bahwa follower adalah fans, akan tapi anggaplah mereka sebagai teman. Sehingga, terlihat seperti tidak ada batasan antara followers dan influencer.

Jika sudah terkenal di dunia maya, kemungkinan besar brand-brand ternama akan mengajak untuk bekerja sama dengan membuat konten tentang brand tersebut atau yang biasa kita kenal dengan endorsment.

Baca Juga : Artis Endorse Instagram Paling Mahal di Indonesia

Atau bisa juga berkolaborasi menciptakan produk baru dengan brand tertentu yang hasilnya dibagi menjadi dua. Dari situlah kita dapat menghasilkan uang.

2. Menjual Hasil Foto

Perlu kita ketahui bahwa pengguna instagram memang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari yang amatiran sampai yang ahli fotografi.

Jika merasa bahwa kita ahli dalam bidang fotografi, tekunilah dengan serius dan selalu berlatih memotret. Foto hasil jepretan kita dapat kita unggah ke media sosial.

Bahkan banyak pula fotografer professional, salah satunya seperti @amrazing yang mengunggah hasil jepretannya di akun Instagram miliknya dan berhasil terjual dengan harga puluhan juta.

Agar mendapatkan uang dari hasil jepretan, pastikan bahwa kualitas foto yang dihasilkan adalah kualitas yang terbaik. Dan jangan lupa untuk selalu memberi watermark agar tidak dicap milik orang lain.

Jika ada kolektor atau seniman yang tertarik dengan hasil foto kita, kolektor tersebut akan menghubungi dan membeli karya kita. Dari situlah kita dapat meghasilkan uang.

Mungkin perlu disarankan bahwa menjual foto karya sendiri lebih baik daripada karya orang lain. Foto yang bisa dijual bermacam-macam, mulai dari foto wisata, makanan atau bahkan property.

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Fotografi

3. Bisnis di Instagram

Ada banyak pilihan bisnis produk untuk bisa dijual dengan melalui akun Instagram. Akan tetapi sebelum itu, pastikan akun Instagram dibuat dengan semenarik mungkin.

Seperti menuliskan Bio Instagram dengan informasi yang benar, karena ini termasuk kontak informasi, menjelaskan tentang barang apa yang dijual, dan dari mana produk berasal. Buat beberapa keyword atau hastag yang membuat akun Instagram muncul ketika sseorang mencari barang yang kita jual.

Kita juga perlu memposting beberapa foto terbaik dan disertai caption yang dapat menarik pembeli. Dan yang paling penting, berkomunikasi dengan followers.

Karena dengan berinteraksi dengan calon pembeli dikolom komentar, membuat calon pembeli merasa diperhatikan. Dengan begitu dapat meningkatkan kepercayaan calon pembeli.

Menjual produk dapat dibilang cara paling mudah untuk mendapatkan uang dari Instagram. Produk yang dijual biasanya produk fisik yang diproduksi sendiri atau dari dari supplier.

Akan tetapi, jika tidak punya produk sendiri, kita dapat menjual produk orang lain dengan sistem dropship. Dengan sistem dropship, kita hanya perlu mempromosikan kepada calon pembeli apa yang produsen jual dan produsen yang akan mengirimkan produk yang dijual langsung kepada pembeli.

Dan kita bisa mendapatkan untung dengan cara meningkatkan harga jual dari produsen akan tetapi dengan harga yang masih wajar.

Bisnis dengan menggunakan media sosial perlu konsisten tapi tidak berlebihan. Karena ketika kita mempromosikan suatu prosuk secara berlebihan itu akan mengganggu.

Beberapa pengalaman promosi yang berlebihan justru bisa membuat followers terganggu dan memilih untuk berhenti mengikuti.

Kita juga dapat memanfaatkan fitur Instastories untuk memaksimalkan promosi, seperti ketika ada diskon atau testimoni dari konsumen.

Baca Juga : Kesalahan Menggunakan Instagram Dalam Promosi Online Shop

4. Menjadi Sponsor Suatu Brand atau Perusahaan

Selain menjual produk, kita juga dapat menjadi sponsor dari suatu brand. Jika ingin menjadi sponsor suatu brand, kita harus aktif mencari brand yang mau menerima kita dengan cara memberikan penawaran yang akan didapatkan oleh pihak sponsor dan mengirimkan CV (Curiculum Vitae), sehingga pihak sponsor tertarik dengan penawaran yang kita berikan.

Misalnya, akun kita focus di bidang traveling, maka mencari sponsor ke maskapai penerbangan dan tempat wisata adalah pilihan yang tepat.

Bisa dilihat di akun Instagram @her_journeys atau @bacpackertampan yang sering menjadi sponsor suatu maskapai penerbangan dan mempromosikan tempat wisata.

Setelah terjadi kesepakatan harga dan lain-lain, kita bisa mempromosikan tentang maskapai yang kita gunakan dan tempat wisata yang kita datangi dari hasil sponsor. Sangat mudah bukan?

5. Mengikuti Giveaway Atau Kuis

Seperti yang kita tahu, bahwa Instagram merupakan salah satu platform yang digandrungi anak muda masa kini. Tak hanya untuk berbagi karya fotografi dan aktivitas sehari-hari, juga banyak yang menggunakannya untuk mempromosikan usahanya.

Salah satu strategi brand untuk meningkatkan jumlah follower dan meningkatkan pembelian adalah dengan mengadakan giveaway, kuis, atau kompetisi dengan reward hadiah yang menarik.

Banyak cara agar kita mengetahui dari mana terdapat kuis-kuis atau giveaway yang dibuat oleh produsen.

Salah satu caranya adalah  mecari dengan mengetikkan keyword “Kuis” atau “giveaway” di kolom pencarian dan disana akan muncul beberapa akun yang membagikan informasi seputar kuis dan giveaway.

Meskipun hasil kuis atau giveaway tidak selalu berupa uang, setidaknya barang yang menjadi hadiah berupa barang yang memiliki harga jual atau barang yang bisa kita gunakan sehari-hari.

6. Menjadi Admin Media Sosial

Cara mendapatkan uang dari Instagram yang lainnya adalah menjadi admin media sosial. Admin media social kini menjadi salah sau pekerjaan yang sangat diincar dan banyak diminati oleh berbagai kalangan, termasuk fresh graduates.

Akan tetapi, perlu kita perhatikan bahwa untuk menjadi admin media sosial dan dapat bekerja dengan baik, kita perlu memahami Profil Perusahaan karena hal itu akan membantu kita ketika akan membuat konten – konten yang akan diposting ke sosial media maupun berkomunikasi dengan calon pembeli.

Menjadi admin sosial media walaupun terlihat sangat mudah, tetapi kita juga perlu mengenali target pasar dari perusahaan.

Jika target pasarnya adalah milenial, maka gaya Bahasa yang digunakan menyesuaikan gaya Bahasa milenial yang santai. Kita juga bisa membuat sapaan khusus untuk para followers agar merasa dekat dengan admin.

Meskipun media sosial bisa diakses kapanpun, tetapi ada beberapa waktu tertentu yang bisa kita manfaatkan untuk mengunggah konten di media sosial.

Waktu tertentu itu biasa disebut dengan prime time. Karena pada waktu – waktu tersebut, para pengguna media sosial banyak yang sedang mengakses media sosial.

Waktu prime time biasanya pada saat orang baru bangun tidur dan belum melakukan kegiatan, yaitu pukul 05.00 – 06.00 WIB, waktu makan siang yaitu sekitar pukul 11.00 – 13.00 WIB dan saat jam istirahat malam ketika orang-orang sudah siap untuk tidur yaitu pukul 20.00 – 21.00 WIB.

Waktu – waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk memposting konten karena banyak pengguna media sosial yang akan melihat konten yang kita posting.

Bekerja dengan teliti juga sangat diperlukan saat menjadi admin media sosial. Sebelum diunggah ke media sosial, pastikan dahulu konten dan caption yang kita buat tidak memiliki cacat kepenulisan atau biasa kita kenal dengan kata typo.

7. Menjadi buzzer

Ketahuilah bahwa buzzer merupakan orang atau sekelompok orang yang sangat berpengaruh terhadap topik yang hangat atau yang dibicarakan banyak pihak.

Untuk bisa menjadi buzzer pastinya ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. misalkan, Anda harus memiliki jumlah follower yang tinggi setidaknya ratusan hingga jutaan.

Syarat selanjutnya yang harus dipenuhi adalah Anda harus memiliki minat tertentu yang selalu di post di instagram yang banyak diminati oleh banyak orang.

Dengan syarat diatas tentunya banyak yang ingin menggunakan jasa Anda sebagai buzzer untuk mengangkat topik sesuai dengan minat yang ada di intagram Anda.

Tentunya dengan demikian Anda kan dibayar cukup mahal akan hal tersebut.

8. Pemburu kuis

Nah selanjutnya adalah sebagai pemburu kuis. Saat ini banyak sekali yang menyelenggarakan kuis baik dari pemerintahan, perusahaan, maupuun perorangan untuk mengangkat produk dan jasa yang mereka tawarkan.

Jenis kuis yang diadakan juga beragam, seperti :

  • Kuis dengan melakukan repost
  • Melakukan mention teman
  • Adu kreasi melalui postingan yang Anda buat

9. Menjual akun instagram

Cara terakhir yang bisa dilakukan adalah mengjual akun instagram Anda.

Mungkin alasan menjual adalah sudah bosen mengguankannya dan sudah terlalu lama. Jadi dari pada menghapus atau menutupnya lebih baik menjualnya.

Kini banyak sekali kita temukan di internet penjual akun instagram dengan jumlah follower yang tidak sedikit.

Bukan karena bosen karena memang terdapat bisnis disana sehingga banyak yang memanfaatkannya untuk meraih keuntungan.

Lalu berapa harga jual akun instagram?

Harganya sendiri sangat beragam, mulai ratusan ribu hingga ratusan juta. Salah satu yang mempengaruhi harga jual adalah jumlah follower. Kemudian interaksi dari pengikutnya juga sebagai penentu harga.

Yang tidak Boleh Dilakukan di Instagram

"<yoastmark

Instagram juga memiliki aturan untuk para penggunanya tentang bagaimana para pengguna harus memposting gambar atau video dan maksimal memposting foto atau video dalam sehari.

Ketika terlalu sering mengunggah foto atau video, akun Instagram kita akan di blokir sementara sehingga tidak bisa mengunggah konten lagi untuk sementara waktu dan itu akan menghambat ukun untuk mempromosikan produk.

Kita juga tidak boleh terlalu jarang posting karena dapat membuat followers meninggalkan kita atau meng-unfollow akun Instagram kita.

Dan ketika membuat caption di Instagram, idealnya adalah 138 – 150 kata. Sedangkan untuk iklan, cukup dengan 125 kata dan tidak menggunakan tagar atau hastag yang berlebihan karena itu akan mengganggu dan membuat followers malas membaca.

Berikut diatas adalah beberapa informasi cara mendapatkan uang dari Instagram yang bisa kita coba.

Diharapkan dapat menjadi acuan dan menjadikan usaha di Instagram yang dapat berkembang dan memperoleh keuntungan berupa uang yang banyak. Jadi, siapkah berbisnis dengan mengandalkan media sosial berupa Instagram ini?

Leave a Comment