4 Cara Menghindari Akun Instagram di Banned

Cara Menghindari Akun Instagram di Banned – Akun Instagram ter-banned merupakan mimpi buruk bagi semua anak-anak milenial jaman ini.

Pasti deh, sobat sekalian akan langsung bingung tak karuan jika hal ini sampai terjadi pada akun kesayangan kalian.

Kok bisa sih, akun Instagram ter-banned begitu saja?

Sebenarnya, fitur banned yang telah diciptakan oleh mayoritas #media sosial di luar sana diciptakan dengan maksud baik.

Seperti halnya, mem-banned akun-akun yang menyebarkan isu-isu atau kabar tidak benar atau yang lebih trendi kita sebut sebagai kabar HOAX, akun penyebar kebencian, atau-pun akun-akun yang ternyata menyebarkan banyak post yang menyangkut dengan tindakan asusila atau melanggar norma yang berlaku di masyarakat.

Contohya, melakukan tindakan bullying, mem-posting unggahan berbau pornografi, akun-akun kenalan yang besifat toxic, dan lain sebagainya.

Namun, yah, memang ada beberapa alasan yang telah masuk dalam ranah privasi – lebih gawatnya lagi, beberapa kasus pembanned-nan terjadi karna alasan yang tidak berdasarkan pada apapun, yang terbilang hanya mengikuti emosi sesaat saja.

Contohnya, sobat tak menyukai sebuah akun dan memutuskan untuk mem-banned akun tersebut.

Memang, mem-banned akun-akun tertentu termasuk adalah hak sobat sekalian, namun, alangkah lebih baik jika sobat berpikir lebih panjang dari pada hanya mendahulukan emosi sesaat.

Namun, apa boleh dikata, jika sobat telah berhati-hati dalam bertutur kata dan memposting sesuatu, dan alhasil masih saja ada alasan untuk memblokir akun pribadi sobat, maka sobat bisa melakukan beberapa hal di bawah ini.

Baca Juga : Cara Menghapus Akun Instagram Sementara dan Permanen

Cara Menghindari Akun Instagram di Banned

Ya, pada hari ini kami akan membagikan beberapa cara atau hal yang bisa sobat lakukan sebagai cara menghindari akun Instagram di banned. Yuk, kita simak bersama!

1. Selalu Gunakan Extra Pengaman pada Akun Instagram

Hal pertama yang bisa sobat pastikan demi keamanan dan kenyaman akun sobat adalah penggunaan extra pengaman atau security pada akun pribadi milik setiap sobat.

Terkesan sepele, bukan?

Namun, hal ini mampu membawa perubahan signifikan terutama dalam kaitan dengan keamanan.

Dalam Instagram, teman-teman sekalian bisa menerapakan fitur email ganda yang berfungsi sebagai pengaman dari email Instagram.

Jika sampai akun pribadi milik sobat tiba-tiba terkena “razia” yang biasanya apabila itu terjadi, seringkali sobat akan diminta untuk memverifikasi email milik sobat.

Di Instagram, sobat juga akan mendapatkan pilihan untuk memasukkan nomor ponsel yang masih aktif untuk dikemudian hari berfungsi sebagai “tanda pengenal” di waktu-waktu mendesak dan penting.

2. Jangan Terburu-buru

Poin kedua ini wajib dipahami oleh seluruh newbie di Instagram.

Dalam banyak kasus – entah bagaimana itu bisa terjadi – pembanned-nan seringkali terjadi pada akun-akun “bayi” atau pemula di Instagram.

Tentu saja ini kasus ini tetaplah terjadi dalam skala kecil jika kita melihatnya secara menyuluruh. Untuk mengatasi hal ini, kalian para newbie wajib memperhatikan poin yang satu ini.

Pasalnya, kerap kali (karena tergoda akun teman), begitu sobat bergabung sebagai pengguna Instagram, sobat akan langsung meng-upload berbagai foto dan video sobat ke akun pribadi sobat; apakah itu salah?

Tentu saja tidak!

Namun, alangkah lebih baik, pada tahap awal setelah sobat bergabung, sobat tetap bisa mengontrol diri sobat untuk beraktivitas sewajarnya dalam pengguaan Instagram.

Jangan terlalu terburu-buru, karena ketidak-sabaran sobat dalam berujung pada pemblokiran akun Instagram sobat.

3. Selalu Gunakan Foto Profil

Hal selanjutnya merupakan hal yang sangat amatlah sepele, yaitu penggunaan foto profil pada akun Instagram sobat.

Tahukah sobat, Instagram seringkali menganggap akun-akun tanpa foto profil yang terpajang sebagai akun yang tidak aktif?

Nah, sekarang setelah sobat memahaminya, alangkah baiknya jika sobat tidak menyepelekan hal ini lagi.

Takutnya, jika pihak Instagram sampai menganggap bahwa akun sobat merupakan akun yang tidak aktif atau mati, hal ini mengakibatkan pemblokiran pada akun sobat.

Terdengar sepele, bukan?

Namun, ternyata dampaknya cukup serius.

Karena itulah, jauh lebih baik dan indah jika sobat sekalian menggunakan foto profil yang mempresentasikan sobat secara positive.

4. Pemakaian Aplikasi Pihak Ketiga secara Wajar

Pengunaan aplikasi pihak ketiga di Instagram sudah menjadi hal yang cukup normal, apalagi dalam kaitan dengan pengoptimalan Instagram kita.

Contoh dari aplikasi pihak ketiga adalal aplikasi menejemen konten hingga aplikasi bot.

Namun, penggunaaan atau pemakaian aplikasi pihak ketiga yang berlebihan ternyata mendapat tanggapan negative dari Instagram.

Pihak Instagram akan mencurigai bahwa akun pribadi sobat sedang dikendalikan oleh mesin, dan alhasil, pihak Instagram tidak akan ragu mengambil tindakan extreme seperti pemblokiran akun.

Kami yakin, bahwa teman-teman tidak akan pernah berharap hal ini terjadi. Hal ini patut di-camkan baik-baik, terutama bagi para newbie.

Diharapkan para newbie tidak menggunakan aplikasi pihak ketiga secara intensive, terutama di awal-awal pemakaian.

Seperti halnya pemakaian berangsur-angsur dalam kurun waktu sebulan, dan lain-lain.

Dan yang tak kalah penting, diharapkan sobat dapat lebih berhati-hati dalam penggunaan aplikasi pihak ketiga yang menawarkan fitur auto-follow.

Baca Juga : Artis Endorse Instagram Paling Mahal

Leave a Comment