5 Cara Merekrut Reseller yang Baik dalam Bisnis

Cara Merekrut Reseller – Saat ini, bisnis online semakin marak dan familiar di masyarakat Indonesia.

Bahkan masyarakat sudah beralih dan mulai mengandalkan belanja online untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dulunya harus mendatangi langsung toko fisik.

Oleh sebab itu, sudah banyak pula pelaku bisnis mulai melirik kesempatan untuk mendapatkan keuntungan lebih dengan merambah ke bisnis online.

Dalam bisnis online sendiri terdapat 3 jenis penjual, yang pertama sebagai produsen, yang kedua sebagai penjual, dan yang terakhir sebagai pemasar.

Ketiga jenis tersebut sama-sama mendapatkan untung. Bedanya, masing-masing mempunyai keunggulan dan resikonya sendiri.

Reseller memiliki tugas penting untuk ikut memajukan bisnis Anda. Dengan adanya reseller, sebuah produk atau jasa dapat dikenal secara luas oleh masyarakat sehingga berpotensi meningkatkan jumlah penjualan.

Mencari reseller memang bukanlah hal yang sulit. Meskipun tidak perlu bermodal besar seperti produsen, reseller akan berpengaruh terhadap bisnis yang dibangun.

Itu karena reseller juga membawa image bisnis atau produk Anda di mata konsumen.

Selain itu banyak sekali produsen yang mengeluhkan mengenai datang dan perginya reseller dengan mudah atau susahnya mencari reseller yang loyal.

Maka Anda harus tahu dan memilih bagaimana reseller yang baik yang harus Anda rekrut. Reseller yang dapat diandalkan harus menjadi prioritas Anda setelah menjalankan bisnis.

Baca Juga : Bisnis Ibu Rumah Tangga

5 Cara Merekrut Reseller yang Baik dalam Bisnis

Dibawah ini, akan kita bahas syarat dan ketentuan seorang reseller yang dapat Anda jadikan panduan untuk merekrut reseller  atau Cara Merekrut Reseller yang baik dan tepat untuk bisnis Anda.

1. Menguasai Produk yang Dijual atau Product Knowledge

Hanya memajang foto produk dan spesifikasinya tanpa mengerti detail produknya akan membuat konsumen lari.

Bisa jadi konsumen anda sudah riset terlebih dahulu di beberapa toko online untuk jenis produk yang sama dan tertarik dengan produk anda.

Tetapi ketika menerima penjelasan yang kurang meyakinkan akhirnya tidak jadi membeli.

Kalaupun jika mereka akhirnya membeli produk tersebut ternyata tidak sesuai dengan foto dan spesifikasinya, anda akan menerima komplain.

Seorang pedagang tentu wajib tahu tentang seluk beluk barang yang dipasarkan. Ini adalah salah satu syarat menjadi reseller produk yang paling penting.

Jadi sebelum  Anda merekrut reseller, cobalah untuk mengetes pemahamannya mengenai produk Anda.

Mereka harus mengetahui kualitasnya, keunggulannya dan bahkan kekurangannya. Pastikan mereka bisa menjelaskan dengan baik deskripsi produk Anda kepada konsumen.

2. Mempunyai Modal

Seorang reseller harus membeli produk lebih dulu yang kemudian akan dijual kembali ke konsumen.

Masing-masing distributor atau produsen produk biasanya menentukan batas minimal pembelian untuk reseller, jadi reseller yang akan Anda rekrut harus menyiapkan dulu dana yang sesuai ketentuan.

3. Ingin Mencari Ilmu dan Pengalaman

Reseller yang mau menerima ilmu dan berbagi pengalaman merupakan reseller yang baik yang bisa Anda rekrut.

Berbagai ilmu dan pengalaman kepada mereka tidak akan membuat anda kalah bersaing, sebaliknya hal tersebut akan membuat reseller dan dropshipper lebih maju sehingga ikut meningkatkan penjualan produk anda.

Buatlah sebuah grup khusus untuk berbagi ilmu, pengalaman, maupun keluh kesah ketika berjualan.

4. Menguasai Media Sosial

Sebagai penjual online pemula, maka jarang yang langsung menggunakan layanan berbayar.

Platform gratis cenderung digunakan, seperti marketplace dan media sosial. Sebagai reseller yang baik, mereka juga harus paham dan menguasai media sosial.

Mengapa?

Karena media sosial juga dapat dijadikan sarana untuk promosi produk Anda. Jika mereka tidak mengetahui dan menguasai media sosial, maka akan sangat disayangkan sekali.

Saat ini, sudah banyak sekali penjual-penjual yang memanfaatkan media sosial. Anda akan ketinggalan progress jika Anda memilih reseller yang tidak menguasai media sosial.

Cari tahu apakah reseller Anda paham dengan target konsumen dalam platform media sosial tersebut: kapan mereka aktif mengakses akun hingga konten seperti apa yang mereka gemari.

Jangan pilih reseller yang melakukan promosi yang berlebihan.

Meskipun memang akun media sosialnya dibuat untuk jualan, media sosial tidak hanya untuk itu. Reseller juga harus mengimbangi post promosi media sosial dengan konten-konten bermanfaat bagi target konsumen.

Baca Juga : 6 Indikator Mengukur Kepuasan Pelanggan di Media Sosial

5. Mengetahui Trend dan Pasar

Carilah reseller yang bukan hanya ikut-ikutan saudara tau teman untuk menjual produk Anda.

Anda perlu melakukan riset bagaimana pengetahuan mereka mengenai trend dan pasar.

Sehingga mereka dapat memasarkan produk Anda dengan menyesuaikan trend dan pasar saat itu.

Dan juga tidak kalah penting bagaimana kompetitornya. Jika sudah sangat jenuh akan sulit bagi anda untuk mengembangkannya.

Kehadiran reseller dan dropshipper dalam sebuah bisnis memang akan memberikan keuntungan yang cukup besar.

Selain meningkatkan penjualan, mereka juga turut memperluas jangkauan pemasaran produk.

Namun kita tidak boleh tergesa-gesa dalam merekrut dan mencari reseller/dropshipper jika usaha yang kita bangun belum sepenuhnya mapan.

Leave a Comment