Crowdfunding : Pengertian, Sejarah, Perkembangan, Keuntungan Dan Sistem Kerja

Di era modern seperti sekarang ini dimana dunia bisnis berkembang dengan sangat pesat membuat banyak orang berlomba-lomba dalam membuat bisnis.

Berbagai macam ide inovatif untuk bisnis-bisnis baru terus dikembangkan. Namun, sebuah bisnis tidak akan akan disebut bisnis jika masih hanya berupa ide belaka.

Ketika ide sudah ditemukan maka langkah selanjutnya adalah merealisasikan bisnis yang ada. Akan tetapi realitanya masalah biasanya muncul ketika ingin merealisasikan sebuah bisnis. Masalah yang kerap terjadi adalah tidak ada atau kurangnya dana yang dibutuhkan.

Ibarat sebuah rumah, modal adalah pondasi awal ketika ingin menjalankan bisnis. Pondasi yang kokoh akan mampu menopang rumah yang diatasnya. Itulah alasan mengapa modal menjadi faktor yang sangat penting untuk disiapkan dalam memulai sebuah bisnis.

Ketika modal tidak dimiliki maka cara paling umum yang biasa dilakukan adalah mengajukan peminjaman modal usaha ke bank.

Namun berbagai faktor seperti tingkat bunga yang tadi dan aspek-aspek lainnya kadang membuat pebisnis berpikir dua kali untuk mengajukan pinjama ke bank.

Belum lagi jika nantinya pebisnis mengalami kesulitan dalam mengembangkan bisnisnya di awal-awal, sementara uang pinjaman dari bank harus segera dikembalikan.

Namun di era sekarang ini ada satu sistem permodalan bisnis yang sudah banyak  digunakan oleh pelaku bisnis di berbagai belahan dunia.

Sistem ini bernama Crowdfunding. Crowdfunding adalah sebuah bentuk pendanaan atau permodalan bisnis untuk mereka yang membutuhkan dana untuk menjalankan bisnisnya, dimana dana-dana ini dikumpulkan dari beberapa orang.

Lalu sebenarnya apakah Crowdfunding itu. Bagaimana sejarahnya dan sistem kerjanya. Lalu apak keuntungan dan kelebihannya dibanding sistem pendanaan yang lain? artikel berikut akan menjelaskannya.

Pengertain Crownfunding

Apa itu crownfunding? Pengertian crownfunding adalah berasal dari dua kata dasar yaitu crown dan funding. Dimana Crowd artinya adalah kerumunan sedangkan funding adalah pembiayaan atau pembayaran.

Sehingga dapat dikatakan bahwa Crownfunding ini adalah suatu sistem pendanaan yang dilakukan oleh sekelompok orang atau sebuah bentuk inisiatif dari individu/kelompok dalam melakukan pengumpulan dana untuk menjalankan suatu proyek.

Biasanya crownfunding atau urun dana ini dilakukan secara online di website lewat platform-palform khusus yang telah tersedia.

Saat ini sudah banyak sekali berbagai macam platform online crownfunding di berbagai belahan dunia dan banyak peminatnya.

Sejarah Crowdfunding

Menurut sejarah ternyata konsep Crowdfunding ini sudah ada sejak tahun 1700-an di daratan Eropa.

Ketika itu Jonathan Swift memberikan pinjama modal bagi para keluarga miskin di Irlandia yang ingin memulai sebuah usaha kecil-kecilan.

Jadi, pada mulanya crownfunding ini dilakukan untuk membantu para calon-calong pengusaha kecil yang membutuhkan modal usaha untuk memulai bisnis mereka.

Namun sistem Crowdfunding ini menjadi semakin populer pada tahun 1885. Pada masa itu konsep Crowdfunding ini digunakan dalam proyek pembangunan Patung Liberty di Amerika Serikat.

Kemudian pada tahun 1997, Marilion yang merupakan band rock asal inggris dapat menggelar konser reuni setelah berhasil mendapatkan dana hasil dari sumbangan para fans yang dilakukan secara online.

Cerita inilah yang kemudian menginspirasi sebuah perusahaan bernama Artistshare untuk mendirikan sebuah platform crownfunding pada awal tahun 2000an.

Setelah ArtistShare sukses dengan platform tersebut, kemudian banyak platform-platform crownfunding lain bermunculan di berbagai belahan dunia dan membuat sistem crownfunding mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Perkembangan Crownfunding Di Indonesia

Dengan perkembangan luar biasa crownfunding di seluruh dunia membuat Indonesia pun ikut menggunakan konsep ini.

Pada tahun 2009 Indonesia pernah ada gerakan “Koin Untuk KPK”, dan paska gerakan itu banyak yang terisnpirasi untuk membuat platform-platform crownfunding.

Salah satu platform crownfunding di Indonesia yang sudah sangat populer adalah KitaBisa. Platform yang bergerak menjadi wadah donasi bagi kegiatan kemanusiaan ini mampu dengan cepat menarik hati masyarakat Indonesia.

Selain itu ada juga Airfunding, sebuah platform crownfunding yang memfasilitasi seseorang untuk mencari dana untuk sebuah proyek bisnis ataupun kegiatan kemanusiaan.

Keuntungan dan Kelebihan Konsep Crownfunding

Sebagai salah satu sistem pendanaan paling populer saat ini tentu hal ini karena Crownfunding memiliki kelebihan dibandingkan cara-cara pendanaan yang lain.

Beberapa keuntungan atau kelebihan menggunakan crownfunding antara lain adalah:

1. Pengajuan Pendanaan Yang Fleksibel

Mengajukan pendanaan menggunakan crownfunding sangatlah fleksibel karena bisa menggunakan sistem online. Sistem ini sangat sederhana dan tidak menyulitkan bagi calon penanam modal.

Pengajuan pendanaan dengan sistem online ini sangatlah menghemat dalam berbagai faktor mulai dari faktor biaya, tenaga dan waktu.

2. Jangkauan Yang Lebih Luas

Penerapan sistem crownfunding bisa menjangkau lebih banyak jaringan-jaringan calon investor yang tertarik untuk melakukan pendanaan.

Selain itu jangkaun yang luas dari sistem crownfunding dapat memungkinkan untuk melakukan berbagai kampanye terkait penggalangan dana dari bisnis yang akan dikerjakan.

3. Proses Yang Mudah Dan Aman

Ketika seseorang membutuhkan dana untuk modal usaha dan ingin menggunakan sistem crownfunding maka tidak perlu repot karena prosesnya yang sangat mudah.

Proses pendaftaran crownfunding sangat cepat dan dilakukan secara online.

Selain itu data lampiran yang dicantumkan dalam pendaftaran pun akan dijamin aman, bahkan informasi dari pemiliki modal pun tidak bisa dilacak oleh siapapun.

Karena di Indonesia sistem crownfunding ini sudah dilengkapi berbagai sistem keamanan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

4. Akses Yang Lebih Efisien dalam Permodalan

Ketika seseorang yang baru akan memulai bisnis melakukan pengajuaan pendanaan biasanya akan dibuat pusing oleh berbagai persyaratan dari bank. Namun jika menggunakan crownfunding caranya akan jauh lebih efektif.

Cara kerja sistem crownfunding ini tidak perlu diragukan lagi dalam penyediaaan kebutuhan dana dalam pengembangan bisnis.

Terlebih lagi jika ide bisnis yang dipresentasikan menarik maka akan bisa menarik banyak investor untuk menanam modal yang besar di bisnis yang akan dikembangkan.

5. Tanpa Uang Muka Dan jaminan

Keunggulan lainnya dari sistem crownfunding adalah adanya keleluasaan pebisnis dalam mendapatkan modal tanpa penyediaan uang muka maupun jaminan.

Sistem yang digunakan oleh situs-situs crowfunding ini tentunya sangatlah menguntungkan bagi para pebisnis yang membutuhkan modal.

Meski tanpa uang muka dan jaminan tapi pebisnis diberikan kesepakatan dalam kelancaran proses pendanaan di persetujuan awal.

Sistem Kerja Crownfunding

Sebelum memutuskan untuk mencari dana lewat crownfunding tentu satu hal yang harus diketahui adalah tentang bagaiman sistem kerja dari crownfunding ini.

Cara kerja dari crownfunding ini sebenarnya sangat sederhana sekali dimana pencari dana akan melakukan penggalanan dana secara online.

Dimana dalam penggalangan dana tersebut akan ada informasi secara rinci tentang detail proyek yang dibuat. Hal ini bertujuan agar para pemilik modal paham dengan proyek yang akan dikerjakan.

Kemudian agar pemilik modal atau investor tertarik dengan proyek yang dibuat, maka rincian yang memuat tentang informasi proyek harus dibuat semenarik mungkin agar menarik investor untuk menanamkan modalnya.

Sementara jika kampanye yang dilakukan adalah untuk penggalangan dana, maka nominal dana yang dibutuhkan harus disebutkan dengan jelas.

Untuk dana yang sudah terkumpul ini nantinya akan langsung bisa dipakai untuk modal mengembangkan bisnis.

Penggalang dana juga bisa memberikan update dan informasi lebih lanjut mengenai pengembangan dari bisnisnya supaya investor juga bisa tahu detail jalannya bisnis.

Leave a Comment