7 Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Masyarakat

Konsumsi menjadi kegiatan sehari-hari yang hampir dilakukan oleh semua orang. Makan, minum, berbelanja, menggunakan jasa suatu orang atau kelompok juga bisa disebut sebagai kegiatan konsumsi.

Apabila didefinisikan, kegiatan konsumsi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menghabiskan atau sekedar mengurangi suatu barang dan jasa.

Menghabiskan serta mengurangi nilai suatu barang dan jasa tadi juga dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan.

Semua orang pastinya tidak memiliki kebutuhan yang sama apalagi kebutuhan tersebut juga disesuaikan dengan kondisi dari tiap orang.

Perbedaan kebutuhan ini akan mendorong pada perbedaan konsumsi pula. Lalu, perbedaan konsumsi ini biasanya berupa kualitas, kuantitas, dan jenis barang atau jasanya.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi

Berbicara masalah perbedaan konsumsi, hal ini didukung oleh faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi. Faktor-faktor tersebut sangat bermacam-macam dan akan dikupas satu persatu berikut.

1. Harga

Faktor pertama yang seringkali menjadi pertimbangan setiap orang dalam melakukan konsumsi tidak lain adalah harga.

Barang dan jasa dengan harga yang murah pasti konsumsinya akan lebih banyak dibandingkan barang dengan harga mahal.

Namun, kita tahu jika harga bisa saja naik turun, dan oleh karenanya, faktor harga ini juga akan mempengaruhi naik turunnya konsumsi suatu barang dan jasa.

Hal tersebut bisa dilihat dari naik turunnya harga sembako. Apabila harga dari sembako sedang stabil atau turun, maka pasti lebih banyak tingkat konsumsi.

Sedangkan, bila harga suatu sembako sedang naik, maka tingkat konsumsinya pun bisa jadi menurun.

2. Pendapatan

Pendapatan menjadi faktor kedua yang dapat mempengaruhi tingkat konsumsi suatu barang dan jasa.

Masyarakat dengan pendapatan yang rendah, cenderung akan lebih mengonsumsi barang dengan harga yang menyesuaikan kantongnya.

Begitu juga masyarakat yang memiliki pendapatan besar, pastinya akan memilih mengonsumsi barang dengan harga yang tinggi.

3. Jumlah Penduduk

Besar kecilnya jumlah penduduk juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi konsumsi. Masyarakat dengan jumlah penduduk yang kecil, akan memiliki tingkat konsumsi yang rendah.

Sebaliknya, pada masyarakat yang mempunyai jumlah penduduk banyak, tingkat konsumsi sudah pasti akan lebih banyak.

Akan tetapi, faktor jumlah penduduk ini tidak dikaitkan dengan besaran pendapatan suatu masyarakat.

Sehingga, meskipun masyarakat dengan jumlah penduduk banyak memiliki pendapatan yang sama dengan masyarakat jumlah penduduk kecil, maka tetap saja tingkat konsumsi dari masyarakat berpenduduk banyak akan lebih besar.

4. Adat Istiadat

Adat istiadat ternyata juga mampu mempengaruhi faktor konsumsi suatu masyarakat.

Terdapat adat yang memang membuat tingkat konsumsi masyarakat menjadi menurun. Namun, ada juga adat istiadat yang membuat tingkat konsumsi menjadi meningkat.

Misalkan saja, salah satu upacara adat yang ada di Bali, yaitu upacara Ngaben bisa saja meningkatkan konsumsi masyarakatnya, dikarenakan ada beberapa barang yang berhubungan dengan ritual tersebut.

5. Ketahanan Barang

Ketahanan barang yang dimaksud di sini adalah beberapa barang mampu bertahan dan dipakai dalam jangka waktu yang lama.

Dalam kata lain, faktor yang satu ini berhubungan dengan durasi pakai suatu barang.

Barang yang tahan lama misalnya televisi, handphone, laptop, komputer, atau rumah. Barang-barang yang bisa tahan lama ini tentunya akan dapat menekan tingkat konsumsi sesorang.

Namun, nilai atau harga dari barang-barang tersebut tidaklah murah, sehingga di satu sisi dapat menekan tingkat konsumsi, tapi di sisi yang lain tingkat pengeluarannya berjumlah besar.

6. Selera

Ada satu faktor yang mempengaruhi konsumsi, tetapi tidak berasal dari faktor di luar manusia tersebut yaitu selera.

Tiap orang pastinya tidak sama dalam hal selera, ketika si A mempunyai selera untuk mengonsumsi barang A, belum tentu si B juga akan tertarik untuk mengonsumsi barang A.

Dengan begitu, selera memang tidak menutup kemungkinan bisa menurunkan tingkat konsumsi suatu barang atau bahkan sebaliknya.

7. Adanya Barang Pengganti

Suatu barang yang mempunyai barang pengganti dengan harga yang lebih murah dan kualitas juga tidak berbeda jauh, tentu saja akan berpengaruh pada konsumsi barang tersebut.

Ditambah lagi, apabila fungsi suatu barang tersebut juga bisa digantikan oleh barang pengganti, maka hal tersebut juga akan berimbas pada tingkat konsumsi juga.

Misalkan saja, ada botol minuman lain yang mempunyai harga murah dibandingkan dengan botol minuman berharga mahal, lalu fungsinya juga masih sama, maka botol dengan harga lebih murah bisa jadi lebih banyak peminat.

Dengan begitu, maka tingkat konsumsinya juga akan tinggi.

Itulah ketujuh faktor yang mempengaruhi konsumsi. Faktor tersebut bisa jadi saling berkaitan satu sama lain.

Setelah mengatahui faktor-faktor yang mempengaruhi kosumsiĀ  masyarakat di atas, setidaknya kita tahu kalau tinggi rendahnya konsumsi barang dan jasa juga didukung oleh hal-hal tertentu.

Selain itu, bagi konsumen pun juga lebih baik untuk mengontrol konsumsi akan suatu barang sehingga mampu menghindari konsumsi yang berlebihan.

Leave a Comment