12 Ide Bisnis Untuk Mahasiswa Dengan Modal Kecil

Ide Bisnis Untuk Mahasiswa dengan Modal Kecil – Menjadi mahasiswa kini dituntut untuk lebih kreatif dalam berkarya.

Tidak hanya harus pandai dalam kuliah, belajar berbagai hal, atau mengembangkan skill melalui organisasi. Tapi, mahasiswa juga harus lebih kreatif.

Salah satunya adalah dengan memiliki bisnis. Untuk berbisnis tidak perlu menunggu waktu atau menunggu dewasa, karena bisnis tidak mengenal batasan umur. Kamu sebagai mahasiswa dapat memulai bisnis sejak masih duduk di bangku perkuliahan.

Tidak perlu khawatir akan sibuk dan sulit mengatur waktu. Justru jika kamu tekun dan dapat melakukan kuliah dan berbisnis dengan seimbang, banyak kemampuan yang akan terasah olehmu.

Jangan membayangkan bisnis adalah sesuatu yang sulit, karena dengan adanya teknologi semuanya dapat menjadi mudah.

Banyak keuntungan ketika kamu memulai bisnis ketika masih menjadi mahasiswa, apalagi bisnis yang kamu lakukan berhasil.

Kamu akan mendapatkan banyak uang dari #bisnis itu sehingga tidak perlu memusingkan biaya kuliah. Tentunya orang tuamu pun akan bangga dengan apa yang kamu kerjakan.

Tidak hanya meringankan keuangan ketika kuliah, jika kamu memiliki bisnis dan berhasil maka setelah kuliah kamu tidak perlu pusing mencari pekerjaan. Justru kamulah yang menyediakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Nah, selagi masih menjadi mahasiswa, peluang untuk menjalin relasi bisnis terbuka lebar. Dan dengan lingkungan ini, tentu kamu akan terbantu dalam menjalankan bisnis.

Oleh karena itu, jangan sia – siakan masa mahasiswamu dan cobalah untuk mulai berbisnis. Tidak perlu takut modal karena bisnis tidak harus mengeluarkan modal besar, bahkan ada yang terjangkau bagi mahasiswa yang tentunya hanya membutuhkan modal kecil.

Apa saja itu?

Ide Bisnis Untuk Mahasiswa dengan Modal Kecil

Inilah 12 bisnis mahasiswa dengan modal kecil:

1. Menjadi Penulis Lepas

Sebagai mahasiswa, tentu ilmu yang didapatkan sudah lebih banyak daripada ketika masih SMA.

Kemampuan menulis pun sudah diajarkan dan terasah dengan sendirinya ketika menjadi mahasiswa. Laptop pun menjadi barang wajib yang dimiliki oleh mahasiswa.

Oleh karena itu, kamu dapat mencoba menjadi penulis lepas. Menulis artikel – artikel di internet atau menjadi freelancer sebagai penulis.

Banyak sekali website yang mewadahi para freelancer untuk mendapatkan pekerjaan, salah satunya pekerjaan sebagai penulis lepas.

Keuntungannya, menjadi penulis tidak terikat waktu. Kamu dapat mengerjakan dimanapun dan kapanpun sesuai dengan deadline yang diberikan.

Selain itu, gaji bagi seorang penulis pun bervariasi. Dan tentunya, kamu hanya memerlukan laptop yang terkoneksi internet untuk dapat menyelesaikan pekerjaanmu.

2. Fotografer dan Videografer Lepas

Saat ini banyak sekali anak muda yang menggeluti dunia fotografi. Jika kamu salah satunya, ini peluang untukmu. Banyak yang membutuhkan jasa fotografer profesional, mulai dari acara kampus, pernikahan, atau foto apapun yang membutuhkan jasa fotografer.

Bahkan, berkembangnya bisnis kuliner saat ini juga membuat fotografer makanan kebanjiran order. Pendapatan dari fotografer profesional juga tak main – main, sekali selesai job kamu bisa mendapatkan jutaan rupiah.

Selain berdiri sendiri, kamu juga dapat bekerjasama dengan event organizer untuk menjadi fotografer. Biasanya, event organizer juga menyediakan paket foto dalam acaranya.

3. Desain Grafis

Kamu membutuhkan skill jika ingin menguasai desain grafis. Tapi tenang saja, skill ini bisa kamu pelajari secara gratis melalui internet atau juga otodidak.

Desain grafis banyak dicari oleh industri – industri masa kini. Pembuatan logo, company profile, dan lainnya, membutuhkan jasa desainer grafis.

Semakin profesional dan bagus pekerjaanmu, maka semakin banyak clien yang akan menggunakan jasamu.

Semakin unik dan kreatif desain yang kamu buat, semakin menambah nilai jualmu.

4. Make Up Artist (MUA)

Make up tidak bisa dilepaskan dari wanita. Kemampuan mempercantik diri dengan riasan wajah ini juga termasuk seni. Apalagi kamu termasuk orang yang jago dalam mempercantik diri dan mengaplikasikannya juga pada orang lain.

Jika kamu memiliki kemampuan ini, cobalah menjadi MUA. MUA sangat dibutuhkan, terlebih kamu berada di lingkungan kampus.

Peluangnya sangat besar apalagi ketika musim wisuda. Jika kamu sudah profesional, dalam sehari kamu bisa merias 2 hingga 3 orang wisuda, atau mungkin lebih.

Selain itu, acara – acara kampus juga harus dihadiri dengan make up on. Kamu dapat menawarkan jasa juga di sini.

5. Event Organizer

Jika kamu aktif dalam organisasi kampus, kemampuan untuk mengatur acaramu akan terasah. Setidaknya, kamu mengerti alur – alur ketika suatu acara diadakan.

Lebih baik lagi jika kamu berada di divisi acara yang mengatur segala acara dari awal hingga akhir.

Jika kamu sudah paham atau memiliki kemampuan untuk merencanakan acara, cobalah menjadi event organizer. Cobalah dari awal menjadi party planner, pre-wedding party, atau acara – acara kecil.

Dan mungkin jika kamu sudah pro, mungkin kamu dapat menyusun acara besar seperti konser atau event besar.

6. Bisnis Online

Siapa yang tidak kenal internet?

Kamu dapat memanfaatkan internet untuk mendapatkan uang yaitu dengan bisnis online. Jual apapun dapat dilakukan secara online melalui sosial media ataupun marketplace.

Jika tidak memiliki produk, kamu dapat menjadi dropshipper atau reseller. Dengan begitu, kamu tidak perlu memiliki produk namun tetap dapat berjualan.

Jika belum mengerti bagaimana caranya, kamu dapat mencari tutorial atau artikel di internet mengenai bisnis online.

Jangan meremehkan bisnis online meskipun kamu tidak memiliki produk. Banyak pengusaha online di luar sana yang menghasilkan omset puluhan juta rupiah hanya dengan menjadi reseller. Sangat menggiurkan, bukan?

Baca Juga : 10+ Langkah Memulai Bisnis Online dari Nol

7. Berbisnis Makanan

Tidak sedikit outlet makanan yang biasa kita jumpai adalah milik mahasiswa. Mereka menjual berbagai makanan unik masa kini, minuman, bahkan nasi pun dijual.

Dengan kreatifitas mahasiswa ini, makanan sederhana dapat disulap menjadi unik dan menarik.

Membuka outlet dirasa hanya membutuhkan modal kecil, bahkan tidak sampai Rp 5 juta kamu sudah dapat membuka sebuah outlet makanan atau minuman.

Jika membuka outlet dirasa masih mahal, kamu dapat memulai open order. Promosikan apa yang akan kamu jual, kemudian list calon pembeli.

8. Membuka Jasa Travel Agent

Jika kamu suka traveling, ini dapat menjadi keuntungan untukmu. Kamu bisa membuka jasa travel agent, baik di kota tempat tinggalmu atau di kota lain. Kamu juga bisa membuka jasa open trip.

Jika kamu kreatif, kamu dapat membuat daftar tempat wisata yang unik dan beda dari yang lain. Misalnya wisata hantu, wisata tempat tersembunyi, atau wisata unik lainnya.

Jika menjadi agent tour and travel belum dapat kamu lakukan, kamu dapat mencoba memulai dengan menjadi tour guide. Apalagi di lokasi sekitar kampusmu ada tempat wisata terkenal.

Datanglah ke tempat wisata tersebut, bergabunglah dengan komunitas tour guide, lalu mulailah berinteraksi dengan wisatawan.

Serunya menjadi tour guide, kamu dapat mengenal orang dari berbagai belahan dunia yang menjadi tamu di tempat wisata tersebut.

Mungkin salah satunya ada yang menjadi temanmu. Biasanya, jika sudah berteman orang luar negeri tidak akan segan untuk menawarkanmu wisata ke negara mereka.

9. Pet Keeper and Pet Grooming

Banyak mahasiswa yang memiliki hewan peliharaan, namun tidak memiliki waktu untuk mengajak berjalan – jalan atau merawatnya sendiri.

Ini peluang untuk kamu pecinta hewan. Kamu dapat membuka jasa pet keeper dan pet grooming.

Tugasmu adalah menjaga hewan – hewan peliharaan ini dan merawat mereka. Hasilnya pun tidak main – main, mulai dari Rp 50.000 untuk sekali merawat hewan peliharaan. Tiga hewan saja per hari, kamu sudah mendapatkan Rp 150.000.

Apalagi, ketika liburan semester datang. Terkadang sang pemilik pulang ke kampung halaman atau berlibur tanpa membawa hewan peliharaannya.

Dan ini pun dapat menjadi peluangmu untuk menawarkan jasa menjaga hewan peliharaan tersebut hingga sang pemilik pulang.

10. Penerjemah

 

Banyak jurnal – jurnal internasional yang harus diterjemahkan ke bahasa lain. Baik dari bahasa Inggris ke Indonesia, Indonesia ke Inggris, atau ke bahasa lain.

Kamu dapat menawarkan jasa penerjemah ini. Bahkan bisa jadi, clien yang kamu tangani tidak hanya mahasiswa, tapi juga para dosen.

Selain itu, secara tidak langsung kamu juga dapat belajar berbagai jurnal. Memungkinkan kamu untuk mendapatkan ilmu atau inspirasi lain dari berbagai jurnal.

Tidak ada ruginya misalnya kamu menerjemahkan jurnal yang bukan berasal dari jurusanmu.

Ilmu tidak hanya sebatas satu saja, berbagai ilmu tentunya sangat berguna untukmu.

11. Menjadi Guru Les Privat

 

Menjadi guru tidak harus mahasiswa jurusan keguruan. Bagi mahasiswa jurusan apapun juga dapat menjadi guru les privat.

Mata pelajaran SD, SMP, atau SMA, tentu sudah pernah kamu pelajari. Ini saatnya menularkan ilmu kepada adik – adik yang lain.

Biasanya, untuk mengajari les privat kamu bisa mendapatkan bayaran sebanyak Rp 300.000 per anak per bulan. Dengan waktu ajar satu bulan pertemuan delapan kali. Atau kamu dapat menentukan sesuai dengan waktu ajar.

Selain mata pelajaran, jika kamu memiliki kemampuan lain, misalnya bermusik juga dapat membuka les privat.

Bahkan, les seperti ini memungkinkan kamu untuk mendapatkan biaya yang lebih tinggi. Apalagi jika kamu sudah profesional, tarif mengajar tentunya akan lebih mahal.

12. Bisnis Bimbingan Belajar

Berbeda dengan menjadi guru privat, bisnis bimbingan belajar tidak mengharuskan kamu menjadi pengajar. Tapi, kamulah yang memimpin para pengajar ini.

Caranya, kamu dapat membentuk kelompok pengajar. Bisa dimulai dari teman – temanmu sendiri, tawarkan pada mereka apakah mereka bisa mengajar atau tidak. Kemudian, tawarkan juga gaji yang menarik untuk mereka.

Jika sudah, selanjutnya kamu dapat mencari customer, dimana customer itu adalah murid – murid sekolah yang menjadi target. Kamu pun dapat menawarkan ke sekolah – sekolah jasa bimbingan belajarmu ini.

Menekuni pekerjaan sampingan memang menyenangkan, bukan hanya soal uang, tapi juga soal hobi. Jika kamu menekuni pekerjaan sampingan yang kamu suka, tentu tidak akan terasa memberatkan.

Kuncinya, kamu harus dapat mengatur waktu antara kuliah dan mengurus bisnis. Sebaiknya harus dapat berjalan seimbang, dimana kamu tetap dapat berprestasi di kampus dan bisnis tetap berjalan dengan baik.

Karena kamu menjalankan bisnis, baik jasa ataupun menjual barang, perlakukanlah customer dengan sebaik – baiknya. Selain itu, jagalah kualitas pekerjaanmu tetap baik dan unggul. Jangan pernah kecewakan customer sekecil apapun itu.

Leave a Comment