5 Kesalahan dalam Memulai Bisnis di Media Sosial

Kesalahan dalam Memulai Bisnis di Media Sosial – Media sosial merupakan sebuah sarana yang sangat mumpuni untuk membantu sobat sekalian yang berniat untuk merintis sebuah bisnis.

Kami yakin, sobat sekalian telah melihat dan menyaksikan sendiri bagaimana bisnis online sudah menjadi suatu momok yang menjamur di tengah era teknologi yang semakin maju.

Bukan hanya untuk mereka yang hendak merintis saja, media sosial menjadi sarana yang ampuh untuk memperkenalkan prodak sobat ketingkat yang lebih jauh.

Ya, bukan saja mencakup daerah lokal; dengan adanya #media sosial, sobat bahkan bisa menarik minat customer dari seluruh penjuru negeri – bahkan hingga ke mancanegara.

Namun, tetap saja sobat, kalian perlu memperhatikan beberapa poin dalam memulai bisnis di media sosial. Salah-salah, bukannya untung, malah buntung!

Karena itu teman, kali ini kami akan membantu kalian semua dengan membagikan beberapa kesalahan dalam memulai bisnis di media sosial yang seringkali dilakukan oleh banyak orang – walau terkadang mereka-pun tidak menyadarinya.

Kesalahan dalam Memulai Bisnis di Media Sosial

Yuk, langsung saja kita perhatikan.

1. Salah Menentukan Target Konsumen

Salah satu kesalahan mendasar dari banyak perintis usaha media sosial adalah kekurang pahaman akan target konsumen yang sesuai dengan prodak yang ditawarkan.

Meskipun kita mampu mendapatkan berbgai konsumen dengan mudah melalui media sosial, kita sebagai pelaku bisnis juga harus paham akan ketertarikan atau minat dari audients jaman ini.

Ya, kita tak bisa asal “jalan” saja sobat, jika kalian benar-benar menginginkan usaha yang kalian rintis berkembang dan berhasil.

Untung saja, sudah banyak bertebaran di media sosial fitur yang dinamakan dengan Insights.

Dengan fitur ini, sobat bisa dengan mudah melihat serta menganalisis demografi dari para konsumen: minat maupun perilaku. Nah, jangan salah menentukan target, ya sobat!

2. Memulai Bisnis karena “Musiman”

Jadi, apakah usaha musiman tidak boleh?

Tentu saja boleh kawan, yang kami maksudkan di sini adalah mencoba sebuah usaha hanya berdasarkan sebuah landasan “ikut-ikutan”.

Hal ini – tentu saja bukanlah landasan bisnis yang baik.

Bisnis memerlukan yang namanya usaha, kerja keras, dan pantang menyerah; semua hal tersebut harus sobat miliki demi berkembangnya usaha sobat sendiri.

Jika bisnis dibangun atas dasat ikut-ikutan saja dengan pola pikir bahwa kalian “sudah pasti” akan sukses seperti halnya orang lain

Maka tak khayal, jikalau usaha yang sobat rintis tidak memenuhi ekspetaksi, maka teman-teman pasti akan langsung menyerah.

Maka dari itu sobat-ku sekalian, dasari bisnis kalian semua dengan ketulusan dan tekad yang kuat!

3. Terlalu Gengsi untuk Memfollow Akun Lain

Kesalahan selanjutnya yang kerap kali terjadi dan sudah seharusnya dihindari adalah pola pikir bahwa para followers akan dengan sendirinya memfollow akun toko online kalian.

Pola pikir seperti ini haruslah sobat hilangkan; mulai-lah untuk aktif memfollow para target customer yang cocok dengan prodak yang sobat jual dan tawarkan.

Namun, memang tak bisa kita pungkiri bahwa keinginan kita adalah menyaksikan jumlah follower kita lebih banyak ketimbang jumlah akun yang kita follow, namun hal ini adalah kemustahilan untuk para pemula.

Satu kunci yang harus sobat pegang, yaitu bersabar dan tekun. Percayalah, usaha sobat tak akan mengkhianati hasil sobat!

Baca Juga :

4. Kurang Aktif atau Responsif

Sudah sewajarnya bagi kalian yang membangun sebuah bisnis, kalian haruslah bersikap responsif.

Membangun popularitas akun toko online merupakan proses jangka panjang, dan sobat tak bisa bersikap pasif.

Mulai-lah belajar untuk bertindak cepat; sobat bisa memulainya dengan mengirimkan pesan pribadi; DM para follower kalian, untuk memperkenalkan prodak yang kalian jual.

Dan juga perlu sobat ingat, bahwa kerap kali para peminat lebih sering berkomentar atau menanyakan berbagai hal mengenai prodak sobat di postingan akun sobat; meskipun sebenarnya sobat telah mengarahkan para follower untuk bertanya melaui SMS atau-pun WhatsApp.

Dalam hal ini, yang perlu kalian lakukan adalah layani semua pertanyaan dengan sabar, cepat, dan sopan.

Seringkali, banyak pebisnis yang melewatkan peluang penjualan hanya karena mereka kurang responsive terhadap pertanyaan-pertanyaan dalam kolom komentar. Jangan pernah lewatkan setiap peluang, sobat.

5. Kurang Memperhatikan Konten

Kesalahan ini akan menjadi penutup dalam artikel kita kali ini, yaitu kurangnya perhatian pebisnis terhadap isi konten dalam toko online mereka.

Ingat sobat, persaingan jaman ini semakin ketat; kita dituntut untuk selalu fleksibel dan beradaptasi dengan cepat.

Jika unggahan atau isi konten sobat kurang menarik, tentu saja hal itu akan membuat para potensial pembeli kabur!

Menjaga kualitas konten agar selalu terlihat fresh dan kreatif sudah menjadi kewajiban utama sobat sebagai pebisnis.

Hindari pemakaian gambar yang blur atau tidak jelas, selalu terangkan prodak dengan jelas pada caption prodak, selalu usahakan konten yang kreatif dan tidak monoton atau membosankan. Alhasil, peminat bisnis sobat akan bertambah!

Leave a Comment