Pengertian Content Marketing Adalah : Strategi, Manfaat dan Bentuk

Pengertian Content Marketing Adalah : Strategi, Manfaat dan Bentuk – Istilah content marketing semakin sering terdengar di belakangan ini.

Tapi sebetulnya apa yang sering dikaitkan dengan pemasaran media digital itu?

Content marketing secara umum adalah cara pemasaran melalui strategi atau teknik marketing yang dilakukan dengan cara pembuatan dan pendistribusian sebuah konten yang relevan, bernilai, menarik dan informatif untuk menarik audience atau target pasar.

Tujuan content marketing yaitu mendorong terjadinya penjualan dari jasa atau produk yang ditawarkan. Pembaca bisa menjadi konsumen jika dapat mengkonversi konten marketing yang informatif.

Konten yang informatif merupakan bagian sangat penting untuk bersaing dengan kompetitor lainnya.

Maka memasarkan sebuah bisnis di internet, membutuhkan strategi digital marketing atau pemasaran online.

Konon, content marketing dianggap sebagai pemasaran yang ampuh dan efektif saat ini dibandingkan cara konvensional seperti iklan banner yang relatif per campaign.

Starategi Pemasaran Konten Marketing

Pengunjung web dengan maksud untuk mendapatkan solusi pasti akan kembali lagi dengan konten yang informatif. Beberapa customer baru dari mereka kemungkinannya semakin besar. Itulah pentingnya konten marketing dalam pemasaran secara online.

Konten yang bernilai, relevan dan konsisten dianggap menjadi kunci perbedaan content marketing dengan pemasaran yang biasa-biasa saja.

Alasanya karena content marketing memiliki ciri khas yang berporos pada kepentingan dan minat audiens.

Sebaiknya ketahui terlebih dahulu tentang masalah yang dihadapi target audiens dalam perencanaan pembuatan konten marketing. Hal itu bisa membantu menyelesaikan permasalahan target audiens dengan membuat konten informatif.

Konten yang disajikan harus diusahakan mudah dipahami dengan mudah. Berikutnya, konten yang bersifat menawarkan dan menjual produk bisa ditambahkan.

Diharapkan cara itu bisa meningkatkan dan membantu engagement, sehingga terdorong atau terpancing terjadinya pembelian atau penjualan.

Pendistribusian konten yang tepat bisa memberikan solusi sehingga mendapatkan kepercayaan.

Maka dari itu kontennya harus memiliki nilai guna untuk para audiens. Belum bisa disebut content marketing jika konsumen justru menghindarinya. (Baca Juga : Cara Menyakinkan Konsumen)

Strategi pemasaran pembuatan konten marketing adalah berikut ini:

  • Tentukan target marketing
  • Kenali target audiens
  • Lakukan riset
  • Buat konten berkualitas sesuai kebutuhan audiens
  • Buat konten informatif yang dapat memberikan solusi
  • Buat struktur atau kerangka konten yang rapi dan mudah dipahami
  • Lakukan audit konten.

Manfaat Content Marketing

Tolak ukur yang jelas dalam program content marketing itu supaya kegiatan tersebut bisa dipantau. Yaitu mencapai tujuan pemasaran yang diharapkan bisa menarik audiens mengenal brand.

Bahkan lebih bagus jika menjadi konsumen, pelanggan atau pengguna brand mendapatkan ruang di era teknologi yang semakin ramah konten ini.

Berbagai konten unik untuk menjangkau sasaran pasar yang beragam bisa dihasilkan brand.

Kredibilitas brand bisa ditingkatkan di mata konsumen karena dibantu kemampuan content marketing.

Apalagi jika konsumen merasakan manfaat dari program konten yang dijalankan.

Selain itu, content marketing juga memiliki potensi untuk meningkatkan nilai pendapatan per unit. Jumlah pelanggan menjadi ukuran setelah dibagi dengan total pendapatan.

Aktivitas ini bisa meningkatkan pendapatan 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan media konvensional jika content marketing dilakukan dengan skala besar.

Performa konten pun akan dengan mudah dan jelas dipantau di setiap tahapannya.

Mulai dari tingkat kunjungan, reaksi hingga konversi sehingga pemasar bisa mengambil keputusan lebih tepat. Yaitu terkait apa yang perlu dioptimalkan dari waktu ke waktu.

Manfaat content marketing lainnya yaitu:

  • Investasi jangka panjang.
  • Mendatangkan traffic website secara alami
  • Mengedukasi visitor atau pembaca website tentang produk atau jasa yang ditawarkan
  • Mendapatkan calon customer baru
  • Membangun kesadaran brand secara positif
  • Meningkatkan brand awareness
  • Meningkatkan engagement
  • Dapat memancing terjadinya pembelian atau penjualan
  • Omzet penjualan meningkat
  • Mendorong pembagian konten yang akan membawa leads baru
  • Pelanggan memberikan kepercayaan
  • Membangun hubungan baik dan interaksi dengan pelanggan

Bentuk Content Marketing

Aktivitas content marketing menarik perhatian audiens supaya mengunjungi dan merasakan pengalaman yang bernilai. Bentuknya bisa berupa blog atau akun berbagai media sosial yang digarap suatu brand.

Materi content marketing dioptimalkan untuk mendukung upaya pemasaran melalui paid media. Hal itu supaya semakin terasa dampaknya dan lebih efektif pada pertumbuhan bisnis.

Banyak content marketing yang bisa dijadikan contoh untuk dibahas.

Mulailah berpikir setelah melihat banyak inspirasi di sekitar yang berpotensi dijadikan ide. Berikut potensi-potensi ide content marketing supaya Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi.

  • Infografik

Representasi visual ini dibutuhkan untuk suatu informasi, data atau pengetahuan dengan tujuan tersampaikan cepat dan jelas kepada audiens.

Infografik ini mencakup kegiatan promosi yang dibutuhkan media sosial atau blogger. Pembuatan infografik pun membutuhkan banyak aspek.

Apa saja aspek-aspek tersebut? Yaitu jasa perencanaan, strategi, riset, copywriting dan desain.

Tapi Anda bisa menggunakan jasa desain grafis atau digital agency untuk membuat konten infografik. Atau membuat board melalui akun Pinterest sebagai salah satu alternatifnya.

  • Website

Informasi ini bisa digunakan gratis sehingga dibaca jutaan kali oleh target konsumen yang sesuai.

Ada perbedaan sebuah halaman website yang biasa saja dengan content marketing. Perbedaannya adalah konten yang ditawarkan atau disajikan kepada konsumen.

Apalagi website content marketing merupakan penyedia perangkat SEO dengan sumber informasi terlengkap.

Berbeda dengan website biasa yang tergolong membosankan. Sementara konsumen hanya membutuhkan studi kasus dengan informasi menarik dan bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian Konsumen

Leave a Comment