Pengertian Domain Adalah : Fungsi dan Cara Kerjanya

Sebelum membuat website harus tahu terlebih dahulu apa itu domain. Karena hal inilah yang membuat situs bisa difungsikan. Artinya jika tidak ada domain bisa dipastikan tidak akan ada situs.

Pertanyaannya adalah apakah domain itu?

Nah untuk menjawab pertanyaan ini berikut akan dijelaskan tentang pengertian domain. Sedangkan di akhir akan dijabarkan juga terkait dengan fungsi dan cara kerjanya. Ini dia penjelasan lengkapnya:

Pengertian Domain

Pengertian Domain adalah sebuah nama yang unik yang berfungsi sebagai identitas komputer server yang dibangun secara daring (online) via internet.  Nah untuk menterjemahkan nama unik diperlukan perangkat khusus yang disebut DNS.

DNS adalah singkatan dari Domain Name System. Fungsinya ialah untuk menterjemahkan alamat IP komputer server. Ini biasanya diberlakukan untuk web server maupun email server supaya situs lebih mudah dibaca.

Jenis-jenis domain sendiri jumlahnya sangat banyak. Bahkan di setiap negara memiliki nama domain tersendiri. Untuk Indonesia memiliki nama domain Id. Sedangkan negara Amerika menggunakan nama domain Us.

Untuk domain Singapura menggunakan SG. Lain lagi kalau untuk negara Kolombia yang menggunakan nama domain Co.

Nama-nama domain di atas sejatinya menjadi nama unik dari sebuah situs. Yang mana fungsinya agar viewer lebih mudah ketika mengakses situs tersebut. Oleh karena itu, setiap situs pasti memiliki nama domain.

Fungsi Domain

Domain adalah nama unik dari situs yang memiliki fungsi-fungsi tertentu. Ini dia fungsi-fungsi yang dimaksud:

1. Untuk Mempermudah Akses Situs

Fungsi domain yang pertama adalah untuk mempermudah masyarakat ketika mengakses situs. Karena mereka tidak perlu mengetik kode-kode pemrograman yang rumit.

Jika situs tidak menggunakan domain, bisa dipastikan tidak akan ada yang mengunjunginya. Karena tanpa domain alamat situs menjadi begitu panjang dan jelimet.

Jika melihat fungsi ini memang seharusnya seluruh situs harus memiliki domain. Lebih bagus lagi jika memilih domain yang resmi dan premium.

2. Untuk Mempermudah Mengingat Nama Situs

Fungsi domain yang kedua adalah membuat nama situs mudah diingat. Hal ini disebabkan oleh jumlah kata yang singkat dan simpel.

Bahkan satu kata saja sudah bisa menjadi alamat situs asalkan di belakangnya diakhiri dengan nama domain. Contohnya adalah Facebook menjadi Facebook.com.

Efek situs memiliki domain adalah viewer lebih gampang untuk menjelajahi situs. Karena tinggal meng-copy link URL yang singkat tersebut lalu disalin ke kotak pencarian Google.

Sesungguhnya tanpa domain sekalipun pencarian situs tetap bisa dilakukan. Namun jika kode uniknya terpotong, tidak mungkin situs bisa ditemukan. Yang ada situs menjadi error. Ini bisa terjadi karena situs tanpa domain, alamat yang digunakan sangat panjang.

3. Untuk Mempersingkat Nama Website

Fungsi domain yang selanjutnya adalah untuk mempersingkat nama website. Yang mana alamat situs aslinya terdiri dari nama website dan beberapa kode unik yang harus dihafalkan jika ingin mengakses situs tersebut.

Namun dengan adanya domain maka kode unik tersebut diringkaskan menjadi beberapa huruf saja. Tetapi ketika URL tersebut di-copy ke Google maka yang muncul adalah situs yang memang hendak didatangi.

4. Untuk Kenyamanan Browsing

Fungsi domain yang terakhir adalah untuk kenyamanan pengunjung saat melakukan browsing. Apalagi ketika informasi di dalam situs sangat dibutuhkan. Tentunya dengan kode yang panjang sangat tidak efisien. Maka dari itu dengan adanya domain, proses penelusurannya menjadi lebih mudah dan singkat.

Cara Kerja Domain

Bagi blogger profesional mungkin sudah tidak asing lagi dengan cara kerja domain. Namun bagi yang awam apalagi blogger pemula, mungkin caranya masih asing dan tidak pernah dilakukan.

Oleh sebab itu, di bawah ini akan dijelaskan cara kerja domain. Sehingga Anda bisa mengerti bagaimana sistem ini bekerja. Ini dia penjelasannya:

Kerja Domain Membutuhkan DNS

Domain bisa bekerja dengan baik jika ada perangkat yang disebut DNS. Ini merupakan singkatan dari Domain Name System. Sedangkan fungsinya sudah dijelaskan di atas, yaitu untuk menterjemahkan domain yang ada di dalam sebuah URL situs.

Di dalam DNS tersimpan jutaan nama domain dari situs-situs yang sudah terdaftar. Jika ada viewer yang meng-input nama domain tersebut, maka sistem DNS langsung menterjemahkan secara cepat dan merilisnya dengan cepat pula.

Maka dari itu, jika URL yang di-input tepat, maka situs yang muncul tidak mungkin salah. Kecuali website tersebut sudah ditutup oleh admin atau diblokir karena masalah-masalah tertentu.

Jika kerja Domain bisa ditunjukkan dalam bentuk list, maka berikut urutan-urutannya:

  1. Viewer mengetik alamat situs di search engine
  2. DNS menterjemahkan alamat situs
  3. DNS merilis atau menampilkan situs
  4. Situs muncul di internet

Itulah cara kerja sederhana dari sebuah perangkat yang disebut domain. Semoga ada tambahan ilmu pengetahuan untuk Anda terutama yang berminat untuk menjadi blogger profesional.

Leave a Comment