Pengertian Jaringan Komputer Adalah : Manfaat, Jenis dan Topologi

Membahas mengenai pengertian jaringan komputer bisa dikatakan tak akan jauh-jauh dari hubungannya dengan internet.

Jaringan komputer inilah yang membantu bagaimana kita mampu mengirimkan data melalui internet.

Ada banyak manfaat yang didapatkan dari adanya penggunaan jaringan komputer. Selain manfaatnya yang banyak, jenis dari jaringan komputer pun tidak sedikit.

Untuk itu, kali ini akan ada ulasan lengkap mengenai apa itu jaringan komputer hingga jenis-jenisnya. Simak selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Jaringan Komputer

Apa itu jaringan komputer? Secara sederhana, pengertian jaringan komputer adalah koneksi yang membuat beberapa perangkat supaya saling terhubung dan berkomunikasi untuk bertukar informasi dan data.

Saat proses bertukar informasi dan data, terdapat dua pihak yang berperan sebagai penerima dan pemberi layanan.

Penerima disebut juga dengan client, sedangkan pemberi layanan merupakan server. Gabungan dari dua hal inilah yang kemudian dijuluki dengan client-server. Kemudian, adanya kombinasi antara hardware dan software lah yang mampu membangun jaringan.

Dalam pembuatan jaringan komputer, switch dan router akan menggunakan protokal serta algoritma untuk bertukar data dan informasi sampai tiba di titik paling akhir atau host. Host mempunyai pengenal unik yang disebut dengan alamat IP.

Pembuatan jaringan komputer juga dapat dilakukan dengan menggabungkan teknologi kabel serta wireless. Tentunya, dengan menggunakan dua teknologi tersebut, maka akan memungkinkan jaringan berkomunikasi dengan transimisi kabel serta wireless.

Pada jaringan kabel membutuhkan beberapa hal seperti optical fiber dan kabel tembaga. Lalu, pada jaringan wireless membutuhkan koneksi data wireless yang menghubungkan hingga titik akhir.

Sejarah Jaringan Komputer

Sejarah jaringan komputer dimulai dari tahun 1940-an yang mana pada saat itu terdapat proyek pengembangan komputer MODEL I.

Proyek ini dipimpin oleh Howard Aiken dan dilaksanakan di laboratorium Bell dan Universitas Harvard.

Proyek tersebut mulanya hanya ingin menggunakan perangkat komputer untuk mengerjakan proyek bersama dengan waktu yang lebih singkat.

Oleh karenanya, dari proyek ini dibuatlah batch processing yang memungkinkan beberapa program dijalankan di sebuah komputer.

Berlanjut ke tahun 1950, ketika super komputer diciptakan, suatu komputer diharuskan untuk melayani beberapa terminal, sehingga diciptakanlah lagi konsep distribusi yang disebut dengan Time Sharing System (TSS). Dari sinilah pertama kalinya jaringan komputer mulai diaplikasikan.

Berlanjut ke tahun 1969, Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengadakan riset untuk menghubungkan komputer-komputer supaya membentuk jaringan organik.

Program tersebut diketahui bernama ARPANET. Dari projek ini, di tahun 1970, lebih dari 10 komputer telah berhasil dihubungkan  dan akhirnya bisa membentuk sebuah jaringan yang bisa saling berkomunikasi.

Dari tahun ke tahun, perkembangan terus terjadi. Pada tahun 1972, Roy Tomlinson telah menyempurnakan program email yang khusus dibuat untuk ARPANET.

Program email tersebut langsung populer dan banyak digandrungi masyarakat karena kemudahannya.

Di tahun 1973, ARPANET terus dikembangkan hingga ke luar Amerika Serikat. Di tahun ini pula, cikal bakal munculnya internet mulai dikembangkan oleh Vinton Cerf dan Bob Kahn.

Setiap tahunnya, banyak perkembangan terjadi dan jumlah jaringan komputer terus bertambah.

Dari bertambahnya jumlah jaringan ini, dibutuhkan protokol resmi yang bisa diterima oleh seluruh jaringan. Lalu, pada tahun 1982, dibuatlah Transmission Control Protocol (TCP) dan Internet Protocol (IP).

Sampai pada tahun 1988, jaringan komputer ini terus berkembang pesat. Di tahun ini, Jarkko Okarinen yang berasal dari Finlandia juga mulai memperkenalkan Internet Relay Chat (IRC).

IRC mampu membantu dua atau lebih perangkat komputer untuk berinteraksi lewat kirim pesan.

Dari adanya teknologi IRC, jumlah komputer yang saling terhubung telah melonjak hingga 10 kali lipat atau sekitar 100,000 jaringan.

Bergerak maju ke tahun 1990, Berners Lee dan timnya mulai merancang program penyunting dan penjelajwah komputer lain dengan cara membentuk jaringan.

Program ini terkenal dengan nama World Wide Web atau Waring Wera Wanua.

Sampai tahun 1992, jumlah komputer yang terhubung membentuk jaringan telah melampaui angka 1 juta. Di tahun ini juga, istilah surfing atau menjelajahi situs-situs mulai muncul.

Kemudian, jumlah situs-situs di internet diperkirakan telah mencapai jumlah 3000 halaman pada tahun 1994. Selain itu, di tahun tersebut, berbelanja lewat internet mulai dapat dilakukan.

Sejarah munculnya jaringan komputer memang termasuk perjalanan yang panjang dan sedikit banyak berhubungan dengan internet. (Baca Juga : Pengertian Internet)

Namun, dengan sejarah yang panjang ini, setidaknya banyak manfaat yang bisa didapat dari adanya jaringan komputer.

Manfaat Jaringan Komputer

Mungkin beberapa diantara kamu juga bertanya-tanya apa sebenarnya manfaat dari jaringan komputer.

Sebenarnya, manfaat yang didapat dari penggunaan jaringan komputer sangatlah banyak. Manfaat yang bisa didapatkan bisa untuk keperluan suatu perusahaan, organisasi, maupun pribadi.

Nah, beberapa manfaat jaringan komputer diantaranya adalah sebagai berikut.

Memudahkan Resource Sharing

Resource sharing meliputi beberapa hal yaitu data sharing, hardware sharing, dan internet access sharing.

Manfaat adanya jaringan komputer pada data sharing mampu memudahkan setiap orang saat akan mengirimkan data seperti video, dokumen, maupun gambar.

Memudahkan Resource Sharing
Memudahkan Resource Sharing

Tak perlu lagi khawatir memakan waktu lama, data sharing juga bisa dilakukan dengan singkat berkat adanya jaringan komputer, bahkan lintas negara.

Kemudian, manfaat dari adanya jaringan pada hardware sharing, memungkinkan untuk berbagi perangkat kepada beberapa komputer.

Misalnya, saat dulu akan menggunakan printer, biasanya hanya satu komputer saja yang mampu untuk menggunakan printer tersebut.

Tetapi, saat ini, beberapa komputer pun bisa disambungkan dengan satu printer. Sehingga, tak perlu repot-repot untuk memindahkan file ataupun memindahkan kabel ke komputer lain.

Selanjutnya, dalam hal manfaat jaringan komputer pada internet access sharing adalah memungkinkannya beberapa komputer untuk berbagi koneksi internet.

Biasanya, cukup dengan memanfaatkan perangkat jaringan komputer seperti router.

Mempercepat dan Mempermudah Arus Informasi

Manfaat jaringan komputer satu ini dikatakan sangat berguna bagi suatu organisasi atau perusahan.

Hal ini dikarenakan adanya mampu mempermudah arus informasi dari suatu organisasi atau perusahaan secara lebih cepat.

Ketika arus informasi berjalan cepat, maka ini akan meningkatkan kinerja suatu organisasi atau perusahaan. Apabila kinerjanya meningkat, tentu dipastikan pula kalau perusahaan atau organisasi akan lebih cepat berkembang.

Disamping itu, adanya juga mempermudah akses data bagi suatu organisasi atau perusahaan. Di sini, server menjadi suatu hal yang penting untuk suatu jaringan komputer.

Server inilah yang akan menjadi pusat data, sehingga setiap orang bisa mengakses data-data lain lewat server.

Memudahkan dalam Managemen dan Keamanan Data

Manfaat berikutnya yang bisa didatap dari adanya jaringan komputer adalah berhubungan dengan keamanan data.

Jaringan komputer mampu berperan sebagai proteksi data-data penting suatu perusahaan, organisasi, maupun institusi.

Hanya komputer yang terhubung ke dalam jaringan komputer saja yang mampu mengakses suatu data.

Tentunya, ini sangat ampuh untuk menghindari tindakan criminal seperti peretasan data yang bisa mengakibatkan kerugian besar pada perusahaan atau institusi tersebut.

Selain dalam hal keamanan, dalam hal manajemen data juga lebih mudah dilakukan dengan jaringan komputer.

Administrator mampu mengelola data-data yang penting sehingga lebih rapi dan terstruktur. Lalu, untuk melakukan back-up data juga bisa dilakukan dengan mudah oleh administrator berkat adanya jaringan komputer.

Meningkatkan Kinerja Aplikasi

Jaringan komputer mampu untuk digunakan dalam meningkatkan kinerja aplikasi-aplikasi.

Caranya adalah dengan melakukan distribusi tugas komputasi terhadap komputer-komputer dalam suatu jaringan. Dengan cara ini, tentunya pembagian tugas akan jadi lebih mudah dan maksimal.

Menghemat Biaya

Manfaat yang satu ini juga berhubungan dengan kinerja oleh suatu perusahaan atau instansi.

Jaringan komputer mampu memberikan keuntungan kepada suatu perusahaan dalam penghematan biaya operasional.

Di satu sisi, untuk pembangunan jaringan komputer di suatu perusahaan, instansi, dan organisasi membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi hasil yang akan didapatkan juga sebanding.

Jenis Jaringan Komputer

Selanjutnya kita akan membahas mengenai jenis-jenis dari jaringan komputer pun patut untuk diketahui.

Nah, berikut ini akan ada jenis-jenis jaringan komputer mulai dari internet hingga VPN.

Internet

Pengertian Internet adalah bagian dari jaringan komputer yang mana jaringannya tergolong jaringan terbesar diantara jaringan lainnya.

Internet mampu menghubungkan jutaan perangkat seperti laptop, komputer, smartphone, TV, dan lain-lain.

Dapat dikatakan jika jaringan internet adalah jaringan komputer yang paling banyak dipakai pula oleh masyarakan dunia.

LAN

LAN atau yang disebut dengan Local Area Network adalah jenis jaringan komputer yang menghubungkan perangkat jaringan dengan jarak yang cukup pendek.

Contoh penggunaan LAN biasanya digunakan oleh sekolah, kantor suatu perusahaan, maupun rumah.

Umumnya setiap satu sekolah, satu kantor, atau satu rumah hanya menggunakan satu LAN dan terkadang juga masih terdiri dari lagi dari LAN kecil.

LAN tidak hanya beroperasi di dalam suatu ruang yang terbatas, tetapi juga dipunyai dan dikelola oleh suatu organisasi atau satu orang saja.

Penggunaan LAN juga cenderung menggunakan teknologi konektivitas tertentu seperti Ethernet.

Terdapat jenis lain dari LAN yang disebut dengan WLAN, yang mana teknologi satu ini menggunakan jaringan wireless berupa WiFi.

PAN

PAN atau dikenal dengan Pearson Area Network juga mirip dengan LAN. Cakupan dari jaringan komputer ini juga sama dengan LAN yaitu hanya mencakup wilayah kecil seperti di dalam rumah atau kantor saja.

Fungsi dari jaringan ini umumnya dipakai untuk berbagai berbagai resource seperti internet hingga printer.

WAN

WAN merupakan singkatan dari Wide Area Network. Apabila didefinisikan, WAN adalah kumpulan dari LAN yang punya cakupan area lebih luas seperti antar wilayah, kota, hingga negara.

Router dalam jaringan ini berfungsi untuk menghubungkannya dari LAN ke WAN. Dengan begitu, pada alamt IP, router akan menyimpan alamat LAN dan WAN.

Meskipun ada hubungannya dengan LAN, tetapi WAN punya banyak perbedaan dengan LAN.

Jika LAN biasanya dimiliki oleh satu organisasi saja, maka kepemilikan WAN lebih kolektif.

Kemudian, dari segi teknologi WAN lebih sering menggunakan ATM, X.25, dan Frame Relay yang mana teknologi tersebut mendukung untuk konektivitas jarak jauh.

MAN

Jaringan komputer selanjutnya disebut dengan MAN atau Metropolitan Area Network. MAN mampu menghubungkan dua atau lebih LAN di satu kota yang sama.

Metropolitan Area Network
Metropolitan Area Network

Penggunaan MAN didasarkan pada penggunaan LAN yang tak lagi mungkin menggunakan LAN untuk suatu jarak tertentu dalam satu kota.

MAN tergolong sebagai jaringan komputer yang lebih besar dibandingkan dengan LAN, namun lebih kecil bila dibandingkan dengan WAN. Untuk menghubungkan MAN dengan LAN tentunya juga dibutuhkan perangkat khusus.

CAN

CAN (Computer Area Network) tergolong jaringan komputer yang mirip dengan MAN, namun lebih dikhususkan untuk pemakaian di universitas atau kampus.

Tentunya, fungsi jaringan ini juga lebih banyak untuk kepentingan pendidikan seperti pembaharuan kelas, email kampus, maupun pemberitahuna lainnya.

VPN

Virtual Private Network atau VPN didefinisikan sebagai jaringan komputer yang memungkinkan untuk mengakses suatu situs secara private lewat server dari jaringan lain.

Secara lebih sederhana, VPN ini akan menghubungkan komputer atau handphone ke perangkat yang lain di tempat yang berbeda. Oleh karenanya, memungkinkan pengguna untuk mengakses internet dari koneksi tersebut.

Baca Juga : Cara Mempercepat Koneksi Internet

Setelah melihat penjelasan jaringan komputer di atas, dapat dikatakan jika ia termasuk teknologi yang sangat membantu dan punya banyak manfaat.

Salah satu bentuk jaringan yang saat ini berkontribusi besar bagi masyarakat dunia adalah internet.

Sebagai jaringan terbesar, pengguna internet pun tergolong paling banyak dibandingkan dengan jaringan lain.

Tujuan Jaringan Komputer

Ada beberapa tujuan jaringan komputer yang harus diketahui diantaranya adalah :

  • Dapat mempercepat proses dalam berbagi data
  • Jaringan dapat membantu melayani klien dalam usaha atau bisnis secara efektif dan tepat sasaran
  • Membuat manajemen sumber daya lebih baik dan efesien
  • Bagi yang bekerja secara kelompok atau beberapa orang tentunya akan mempermudah dalam berkordinasi dan berkomunikasi
  • Membantu menjaga dan mempertahankan suatu informasi agar tetap baru.

Topologi Jaringan Komputer

Terdapat beberapa jenis topologi jaringan komputer yang sering digunakan. Nah dibawah ini telah kami jelaskan satu persatu beserta kelebihan dan kekurangannya, Silahkan disimak :

Topologi Ring

Jenis topologi ring ini biasanya disebut juga dengan topologi cincin, yaitu salah satu topologi jaringan yang memiliki fungsi untuk menghubungkan suatu komputer dengan komputer lainnya dengan menggunakan rangkaian yang memiliki bentuk layaknya sebuah cincin.

Topologi Ring
Topologi Ring

Jenis ini secara umum hanya bisa menggunakan LAN Card untuk bisa menghubungkan antara satu komputer dengan komputer yang lainnya.

Perlu diingat bahwa penggunaan jenis topologi jaringan ini banyak dimanfaatkan dilingkungan perusahaan dan perkantoran.

Karakteristik khusus topologi ring adalah menggunakan kabel dengan tipe Patch Cable dan UTP yang membentuk seperti cincin dan tentunya terdiri dari susunan seri beberapa node.

Lalu bagaimana cara krja topologi jaringan ring ini? berikut penjelasannya :
  • Node pada sentral masing masing memiliki penguat singal yang berada di kedua sisinya. Dengan demikian antar perangkat akan saling menguatkan sinyal sehingga sinyal akan semakin baik dan bagus.
  • Dalam proses penerimaan dan juga penerusan sinyal akan dibandu dengan alat dengan nama token yang memiliki fungsi sebagai arus atau pengantar data ketikan sebuah node membutuhkannya.

Kekurangan Topologi Ring

  • Troubleshooting yang terjadi pada jaringan bisa terjadi masalah maka perbaikannya sangat sulit dan terbilang cukup rumit
  • Bila terjadi masalah pada salah satu koneksi maka jaringan secara otomatis akan terputus
  • Sangat rentan terjadinya tabrakan data

Kelebihan Topologi Ring

  • Dapat menghemat anggaran karena biaya installasinya sangat terjangkau
  • Memiliki koneksi yang cukup baik
  • Konfigurasi dan instalasi awal terbilang sangat mudah
  • Dalam pengaplikasiannya terbilang sangat mudah

Topologi Bus

Pengertian topologi bus adalah salah satu jenis topologi jaringan yang terbilang cukup sederhana dimana hanya dilakukan instalasi jaringan pada kabel coaxial.

Topologi Bus
Topologi Bus

Penggunaan kabel coaxial dilakukan sepanjang node client dan juga konektor. Sedangkan konektor yang dipakai adalah Terminator, TBNS, dan BNC.

Jenis topologi ini secara umum digunakan oleh perusahaan perusahaan yang baru merintis atau dengan kata lain perusahaan kecil.

Karakteristik tipe ini adalah menggunakan kabel tunggal yang terbentang seoanjang jaringan yang memiliki fungsi sebagai kabel utama.

Lalu bagaimana cara kerja topologi bus ini? berikut ulasannya :

  • Semua komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya bisa saling bertukar dan berkirim paket data.
  • Dalam proses pengiriman data antar satu dengan komputer lainnya hanya bisa dilakukan dengan menggunakan kabel utama yang kosong atau bebas, artinya komputer yang lainnya tidak melakukan transfer data.
  • Pengiriman data yang dilakukan antar komputer hanya bisa menggunakan sinyal yang berada pada kebel jaringan saja.
  • Proses penerimaan data tersebut hanya komputer yang memiliki IP yang sama yang akan menerima sinyal tersebut.

Beberapa kekurangan Topologi Bus, Antara lain :

  • Proses penerimaan dan pengiriman data atau file kurang efesien
  • Bila terjadi problem pada kabel maka komputer secara menyeluruh akan mengalami gangguan
  • Dengan topologi ini sering terjadi benturan antar data
  • dalam perkembangannya topologi jenis ini sangat sulit untuk dikembangkan.

Sedangkan kelebihan dari Topologi Bus, adalah :

  • Sangat mudah digunakan karena memiliki sistem yang cukup sederhana
  • kabel yang digunakan relatif sedikit, hal ini menyebabkan biaya instalasi bisa ditekan.
  • Mudah dalam menambah client baru

3. Topologi Star

Jenis topologi ini biasanya juga disebut sebagai topologi bintang. Pengertian Topologi Star adalah salah satu jaringan yang memiliki bentuk seperti bintang yang secara umum menggunakan switch atau hub untuk melakukan koneksi antara satu client ke client yang lainnya.

Topologi Star
Topologi Star

Topologi star ini paling banyak digunakan oleh banyak pihak karena memiliki banyak kelebihan seperti di perusahaan atau perkantoran dengan skala kecil hingga menengah.

Karakteristiknya adalah terdapat satu jaringan yang memiliki fungsi sebagai pusat aktivitas. Setiap komputer memiliki kabel tersendiri yang secara langsung terhubung dengan kabel pusat yang biasanya menggunakan sistem point-to-point.

Berikut ini adalah cara kerja topologi star :

  • Terdapat beberapa jaringan komputer yang terhubung langsung dengan jaringan pusat yang memiliki fungsi sebagai server sentral.
  • Pusat sentral secara otomatis akan menyeimpan CAM atau Content Addressable Memory didalam memory miliknya.

Beberapa kekurangan Topologi Star, diantaranya :

  • Baik atau tidaknya koneksi tergantung pada terminal pusat.
  • membutuhkan banyak kabel sehingga dana yang dikeluarkan cukup mahal.
  • Semua komputer akan terjadi masalah akabila hub atau switch mengalami problem.

Sedangkan kelebihan Topologi Star adalah :

  • Walaupun terjadi masalah pada komputer client, jaringan topologi akan tetap berjalan dengan semestinya
  • Memiliki keamanan data yang sangat baik
  • Mudah untuh digunakan dan sangat fleksibel
  • User akan jauh lebih mudah mengetahui bila terjadi masalah pada jaringan

4. Topologi Mesh

Pengertian topologi mesh di kenal dengan istilah jala adalah salah satu jenis topologi jaringan  yang mana perangkat komputer terhubung dengan komputer lainnya secara langsung.

Topologi Mesh
Topologi Mesh

Topologi ini digunakan untuk rute yang melimpah dengan memakai satu kabel uatam sehingga data yang dikirim atau yang diterima akan jauh lebih cepat.

Jenis ini secara umum digunakan oleh perusahaan atau perkantoran yang memiliki perangkat komputer yang sedikit.

Beberapa cara kerja topologi Mesh adalah :

  • Node yang berada disetiap jaringan komputer secara otomatis terhubung ke node tujuan dengan menggunakan kabel single.
  • Dalam prosesnya akan jauh lebih cepat karena terhubung langsung menggunakan kabel utama.

Adapun kekurangan menggunakan Topologi Mesh adalah :

  • Menggunakan kabel yang sangat banyak bila perangkat komputer yang dipakai banyak
  • Dengan menggunakan banyak kabel maka dipastikan proses instalasinya membutuhkan banyak biaya
  • Proses intalasi terbilang cukup sulit dan rumit

Sedangkan kelebihan Topologi Mesh adalah :

  • Memiliki jumlah Bandwith limit yang sangat besar
  • Walaupun pengiriman data banyak tidak akan terjadi tabrakan data
  • Keamanan data terjaga dengan baik

5. Topologi Tree

Tipe ini basanya disebut dengan topologi pohon yang maksudnya adalah hasil dari penggabungan antar dua topologi yakni topologi bus dan topologi star.

Topologi Tree
Topologi Tree

Tipe topologi tree ini digunakan untuk interkoneksi antara hirarki dengan jaringan pusat yang banyak atau yang berbeda-beda.

Karakteristik khusus dari tipologi tree adalah terdapatnya sebuah kabel utama yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa hub yang

Lalu Apa kekurangan Topologi Tree? Berikut ulasannya :

  • Banyak yang menggunakan jenis topologi ini mengeluhkan kinerja jaringan yang berjalan dengan lambat
  • Biaya istalasi cukup mahal dikarenakan penggunaan kabel yang begitu banyak
  • Bila terjadi masalah pada komputer utama maka komputer yang berada di bawahnya juga terkena imbasnya
  • Hanya kabel backbone yang menjadi sentral pada tipe topologi tree ini.

Sedangkan untuk kelebihan Topologi Tree ini adalah :

  • Mudah untuk dikembangkan secara luas dengan menggunakan jaringan jaringan dibawahnya.
  • Memiliki susunan topologi yang terpusat secara hirarki sehingga dalam proses pengaturannya akan jauh lebih gampang.

6. Topologi Peer to Peer

Pengertian Topologi Peer to Peer adalah salah satu jenis jaringan komputer yang sederhana, hal ini dikarenakan hanya dua komputer yang terhubung dengan memakai kabel. Secara umum kabel yang digunakan adalah satu kabel saja antara dua kompuet untuk mentransfer atau menerima data.

Topologi Peer to Peer
Topologi Peer to Peer

Jenis topologi ini tanpa memiliki server khusus di dalamnya karena hanya menggunakan dua komputer saja. Masing masing komputer dalam jaringan ini adalah server yang berperan secara bergantian.

Kekurangan Topologi Peer to Peer, adalah :

  • Proses pengembangannya sangat sulit untuk bisa dilakukan.
  • Sistem keamanan sering mengalami masalah.
  • Perbaikan sulit dilakukan bila terjadi masalah pada sistem jaringan.

Sedangkan kelebihan Topologi Peer to Peer adalah :

  • Karena menggunakan kabel yang sedikit maka biaya instalasi sangat murah.
  • Setiap komputer yang digunakan dalam topologi ini bisa berperan sebagai server.
  • Proses melakukan instalasi terbilang cukup mudah.

7. Topologi Linier

Jenis Topologi ini biasanya disebut sebagai Topologi Bus Berurut atau Runtut. Secara umum kabel yang dipakai hanya satu saja yang digunakan untuk konektor pada setiap komputer yang digunakan.

Topologi Linier
Topologi Linier

karakteristik Topologi linier adalah terletak pada penggunaan konektor BNC dan kabel RJ 58. Skema hampir mirip dengan Topologi Bus.

Beberapa kekurangan Topologi Linier adalah :

  • Sistem keamanan masih diragukan
  • Memiliki kepadatan traffic data yang sangat tinggi.

Sedangkan kelebihan Topologi Linier adalah :

  • Penggunaan kabel cukup sedikit sehingga bisa menekan biaya instalasi
  • Memiliki tata letak yang sederhana
  • Tipe Topologi jenis ini sama sekali tidak memerlukan kendali sentral

8. Topologi Hybrid

Jenis Topologi ini adalah gabungan dari banyak topologi yang membentuk jaringan yang baru. Artinya ada beberapa Topologi yang digabungkan menjadi satu jaringan dan membentuk jaringan baru.

Topologi Hybrid
Topologi Hybrid

Secara umum jenis ini digunakan oleh perusahaan yang telah dibeli atau diambil alih oleh perusahaan lain sehingga sistem pada jaringan komputer harus mengalami perubahan. pPerubahan tersebut dimaksudkan adalah membentuk jaringan yang baru.

Beberapa kekurangan topologi Hybrid adalah :

  • Pengaturan dan proses instalasi sangat rumit karena menggabungkan beberapa topologi didalamnya
  • Dengan penggabungan tersebut tentunya biaya yang dikeluarkan cukup mahal
  • Managemen di topologi ini sangat sulit dan perlu keahlian khusus

Sedangkan kelebihan Topologi Hybrid adalah :

  • Memiliki sifat yang sangat flaksibel
  • Bila ingin menambah koneksi akan jauh lebih mudah

Dari uraian jenis topologi diatas maka bisa disimpulkan bahwa masing masing topologi memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.

Selain itu tentunya biaya juga akan mempengaruhi besar atau kecilnya kebutuhan perusahaan dalam mengembangkan sistem jaringan berdasarkan topologi yang dibutuhkan.

Nah itulah dia penjelasan lengkap mengenai Pengertian Jaringan Komputer Adalah : Manfaat, Jenis dan Topologi. Semoga bisa membantu.

Leave a Comment