Pengertian Krisis Keuangan Adalah : Cara Terhindar Krisis Keuangan

Pengertian Krisis Keuangan Adalah : Cara Terhindar Krisis Keuangan – Krisis keuangan adalah situasi di mana kondisi ekonomi mengarah kepada resesi dan depresi.

Terjadi penurunan tajam pada siklus ekonomi ketika terjadi krisis keuangan. Pada dasarnya hal itu terjadi karena kehilangan sebagian besar nilai atau aset keuangan seseorang.

Berbagai bentuk krisis keuangan bisa terjadi. Salah satu contohnya adalah harus memenuhi kebutuhan hidup dengan cara berhutang. Hal itu bisa akibat buruk dari kebiasaan belanja lebih banyak daripada yang dihasilkan.

Agar tidak terjebak dalam kondisi demikian, artinya ada yang perlu diperbaiki ketika hal itu terjadi.

Awali dengan menerima kenyataan yang ada dan lihat apa penyebab masalahnya. Hal itu agar bisa mengetahui sejauh mana kondisi dan keparahan yang dialami.

Cara Terhindar Krisis Keuangan

Tentunya krisis keuangan penting harus bisa dicegah supaya tidak semakin memburuk.

Setiap orang memiliki kemungkinan untuk mengalami krisis keuangan. Maka langkah-langkah yang antisipatif perlu dilakukan untuk mencegah krisis ekonomi.

1. Mengelola Keuangan

Mengelola keuangan sangat penting untuk terhindar dari krisis keuangan. Kondisi ekonomi yang tak menentu memang harus dihadapi secara survive.

Apalagi bagi seorang karyawan yang cuma mengandalkan pemasukan dari gaji perusahaan saja.

Kelolalah keuangan yang baik jika sudah mulai bisa memperbaiki krisis keuangan. Biasakan diri untuk membuat anggaran seperti menyiapkan dana darurat sejak dini. Salah satu cara itu bisa dilakukan melalui penyimpanan deposito.

Baca Juga : Cara Mengatur Keuangan Bisnis

2. Bersih Dari Hutang

Jika merasa punya hutang, maka kurangilah dan kalo bisa segera lunasi dari yang tingkat bunga tertinggi terlebih dahulu.

Biasanya jenis bunga ini berurusan dengan hutang dari bank maupun pembelian kendaraan. Melunasi hutang akan mengurani bunga dalam jangka panjang.

Bersih dari hutang juga tidak akan menjadi bom waktu ketika tiba-tiba mendapatkan krisis keuangan.

Lebih baik jangan berhutang lagi ketika kewajiban sebelumnya telah terlunasi. Lebih baik berhutang demi kelancaran bisnis namun segera dilunasi secepatnya.

3. Cari Penghasilan Tambahan

Keterampilan Anda mesti ditingkatkan untuk mencapai ini. Sebab keterampilan dan kreasi baru akan berguna untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Tapi jika ingin lebih praktis, mulailah dari bisnis rumahan terlebih dahulu. Seperti membuka warung, laundry, jual beli pulsa dan lainnya.

Jika punya keterampilan dan kreasi lebih bisa membuka jasa kreatif atau digital seperti pembuatan foto, video, digital marketing dan lainnya.

Terpenting adalah penghasilan tambahan bisa membiayai kebutuhan, tabungan atau keuangan darurat Anda.

4. Menjaga Aset

Akan lebih bijak jika menyimpan semua aset di bank dengan melakukan diversifikasi. Salah satu yang paling efektif adalah membeli emas sebagai aset cadangan karena cenderung lebih likuid.

Emas juga bisa dicarikan kapan saja meskipun dalam waktu singkat sekalipun. Hal ini juga berguna untuk mengantisipasi ketika mendapatkan krisis ekonomi.

Baca Juga : Jenis Aset Yang Bisa Dijadikan Jaminan

5. Menjaga Keamanan Keluarga dan Lingkungan Sekitar

Tidak jarang permusuhan mengubah hubungan keluarga yang awalnya harmonis. Maka penting untuk memperkuat dan mempererat hubungan dengan keluarga dan lingkungan sekitar dari kebencian.

Sebab keluarga dan lingkungan sekitar adalah pihak pertama yang dibutuhkan sebagai tenaga moral.

Stabilitas rumah dan keluarga sangatlah penting juga untuk menghindari tamu tak diundang. Dalam artian orang-orang yang bisa mengambil kesempatan untuk merugikan Anda.

Jangan sungkan untuk saling bertukar pikiran dan meminta saran kepada keluarga dan kawan.

Lalu Bagaimana Jika Mendapatkan Krisis Keuangan?

Berikut ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah keuangan sehingga bisa menyelamatkan dari krisis finansial. Semoga bisa menjadi pilihan untuk keluar dari kondisi keuangan yang sedang memburuk atau krisis.

1. Stop Meminjam Uang

Meminjam uang sering menjadi pikiran yang langsung terlintas ketika sedang mengalami krisis. Memang, meminjam adalah cara yang paling instan untuk mendapatkan uang secara cepat.

Tapi sebaiknya pikirkan matang-matang untuk meminjam uang terutama untuk sekadar keinginan pribadi.

Lebih baik jika meminjam uang untuk kepentingan bisnis. Tapi pikirkan dan rencanakan bagaimana menjalankan bisnis tetap mendapatkan profit.

Sebab hal itu diperlukan agar pinjaman uang bisa dikembalikan atau dilunasi tepat dengan waktunya. Sebab janji adalah komitmen yang dipegang saat meminjam uang bukan?

2. Minta Bantuan Relasi

Daripada meminjam uang, lebih baik meminta bantuan kepada teman. Meminta bantuan kepada teman bukan hanya sekedar meminjam uang.

Melalui teman juga Anda bisa meminta relasi atau mendapatkan penghasilan tambahan. Misalnya, meminta teman agar mendukung bisnis atau usaha Anda.

Jika tidak punya bisnis, hal lainnya adalah meminta pekerjaan tambahan kepada teman.

Selain bisa membantu teman, mendapatkan pekerjaan tambahan juga menjadi penghasilan untuk menyelamatkan krisis ekonomi.

Tapi mintalah dengan kerendahan hati dan jangkau teman atau keluarga terdekat sejak sekarang.

3. Jual Aset

Hal wajar ketika orang tidak rela menjual aset atau harta yang dimilikinya. Tapi hal ini perlu dilakukan saat terjadi krisis keuangan. Sebab aset bisa jadi merupakan investasi Anda.

Buatlah daftar semua barang yang bisa dijual yang sekiranya bisa mendatangkan sejumlah uang besar.

Leave a Comment