Pengertian Multimedia Adalah

Kehadiran teknologi telah memberikan banyak manfaat bagi seluruh umat manusia. Bukan hanya terbatas pada satu aspek saja, tetapi teknologi telah memudahkan berbagai kegiatan di berbagai bidang.

Tidak terkecuali dalam hal teknologi informasi dan komunikasi. Dalam tekonologi informasi, terdapat satu istilah yang cukup banyak digunakan sebagai perantara untuk menyampaikan pesan. Istilah tersebut adalah multimedia.

Kemungkinan istilah ini juga sudah banyak diketahui oleh banyak orang. Hanya saja, beberapa mungkin hanya tahu sekilas saja tanpa mengetahui apa itu multimedia lebih dalam.

Nah, untuk itu, kali ini akan dibahas mengenai multimedia dimulai dari pengertian hingga contoh-contohnya sebagai berikut.

Pengertian Multimedia

Apa itu multimedia? Secara sederhana, pengertian multimedia diambil dari dua suku kata yaitu multi dan media.

Multi dalam hal ini diartikan sebagai banyak, sedangkan media adalah wadah atau alat yang berfungsi untuk menyebarkan informasi atau pesan kepada khalayak umum.

Kemudian, bila didefinisikan lebih lanjut, multimedia adalah alat yang digunakan untuk membagikan berbagai bentuk informasi seperti teks, gambar, audio, video atau kombinasi dari hal-hal tersebut dalam bentuk digital.

Selain pengertian secara umum tersebut, ada beberapa pengertian lain yang dikemukakan oleh para ahli. Beberapa pengertian tersebut telah dirangkum sebagai berikut.

Menurut Rosch

Rosch memberikan penjelasan mengenai pengertian multimedia secara singkat sebagai sebuah gabungan atau kombinasai antara komputer dengan video.

Dalam hal ini, elemen yang disebut oleh Rosch memang hanya menyangkut pada satu media saja yaitu video.

Menurut McCormick

Berbeda dengan Rosch yang hanya menyebutkan satu elemen media saja, McCormick menyebutkan jika pengertian multimedia adalah gabungan dari 3 elemen media yaitu teks, suara, dan gambar.

Ketiga kombinasi ini akan memberikan perpaduan yang bagus sebagai perantara informasi atau pesan.

Menurut Gumelar

Gumelar menjelaskan pengertian multimedia adalah pemanfaatan komputer sebagai alat untuk menyajikan dan mengombinasikan gambar, teks, aminasi, audio, dan video dengan berbagai tools.

Ini akan membantu seseorang dalam berkarya membuat karya yang interaktif dan komunikatif.

Menurut Hofstekter

Tidak jauh berbeda dengan Gumelar, Hofstekter juga menjelaskan pengertian multimedia adalah penyajian informasi dengan menggabungkan gambar, teks, dan elemen media lainnya dengan bantuan komputer untuk menyajikan informasi yang interaktif.

Menurut Turban

Dalam pendapatnya, Turban menyatakan jika pengertian multimedia adalah gabungan dari setidaknya dua media. Media yang dimaksud di sini merupakan teks, gambar, audio, animasi, grafik, dan lainnya.

Menurut Robin dan Linda

Multimedia dideskripsikan sebagai suatu alat yang dapat digunakan untuk mengkreasikan suatu presentasi yang interaktif dengan cara mengombinasikan berbagai elemen media seperti animasi, video, audio, teks, maupun grafik.

Sejarah Multimedia

Pada mula kemunculannya, istilah ini lebih sering digunakan dalam pentas teater. Suatu teater yang menampilkan berbagai elemen medialah yang disebut sebagai multimedia.

Elemen-elemen media dalam teater biasanya berupa lukisan atau properti panggung lainnya, musik, dan lain-lain.

Terlepas dari keidentikannya dengan dunia teater di awal mula kemunculannya, istilah multimedia juga tidak bisa dipisahkan dari berbagai perangkat komunikasi.

Mulanya dimulai dengan penemuan media cetak di abad ke-15 yang diperkenalkan oleh Gutenberg dan Caxton. Setelah itu, mulailah bermunculan penemuan-penemuan baru seperti adanya pameran fotografi yang diprakarsai oleh Matthew Brady di tahun 1862.

Kemudian, ada pula penemuan telegraf, telepon, radio, hingga televisi. Penemuan telegraf diprakarsai oleh Samuel Morse, telepon oleh Alexander Graham Bell, radio diprakarsai oleh Gugliemo Marconi, dan televisi oleh John Logie Baird serta Lumiere.

Dari penemuan televisi ini, kemudian membawa ke perkembangan multimedia menjadi lebih luas dan semakin maju. Ini didukung oleh adanya penemuan komputer dan internet di sekitar tahun 1960 hingga 1990-an.

Dengan adanya penemuan dan perkembangan yang pesat dari internet dan komputer, memunginkan penggabungan berbagai media di suatu perangkat.

Jadi, bisa dikatakan kalau sekian banyaknya penemuan dalam bidang teknologi dan informasi, internet memegang peranan paling penting untuk perkembangan multimedia. Sehingga, multimedia pun bisa berkembang dan digunakan secara lebih interaktif.

Elemen Multimedia

Elemen Multimedia
Elemen Multimedia

Sebelum mengenal mengenai jenis-jenis dari multimedia, ada beberapa elemen dari multimedia yang perlu untuk diketahui terlebih dahulu. Beberapa elemen tersebut diantaranya adalah:

Teks

Elemen satu ini tergolong sebagai elemen paling dasar dalam multimedia.

Umumnya, kegunaan teks dalam suatu media difungsikan untuk semakin memudahkan dalam mendapatkan informasi.

Gambar

Media gambar dapat dikatakan semakin membuat isi pesan menjadi lebih menarik.

Selain itu, gambar juga bisa menjadi media yang lebih memperjelas isi informasi yang tertulis dalam teks.

Video

Selain dalam bentuk gambar, suatu pesan juga akan lebih menarik dan terkesan interaktif bila dilengkapi dengan video.

Elemen media satu ini biasanya akan menampilkan rangkaian gambar atau kejadian yang memang ada dalam suatu waktu.

Audio

Audio umumnya hadir sebagai elemen media yang melengkapi animasi atau video.

Jika suatu video tak dilengkapi dengan audio, maka penikmat pesan pun akan dibuat kebingungan dan susah dalam menangkap isi informasi.

Animasi

Animasi adalah kumpulan gambar yang bergerak yang dibuat dari alat seperti komputer yang berguna untuk semakin membuat pesan menjadi lebih interaktif dan mudah untuk dipahami oleh pembaca pesan.

Kemudian, dalam hal pengelompokan jenis-jenis multimedia, sebenarnya ada banyak jenis multimedia dengan klasifikasi yang berbeda-beda.

Jika didasarkan pada aksesnya, multimedia dibedakan ke dalam dua jenis yaitu online dan offline. Multimedia online tentunya membutuhkan internet untuk mengaksesnya dan berlaku sebaliknya untuk multimedia offline.

Apabila didasarkan pada metode penyajiannya, multimedia dibedakan ke dalam lima jenis yaitu multimedia berbasis kertas (majalah), cahaya (slideshow), suara (radio), gambar bergerak (televisi), serta berbasis digital (smartphone).

Jenis Multimedia

Jenis Multimedia
Jenis Multimedia

Selain pengelompokan berdasarkan akses dan penyajiannya (elemennya), multimedia juga dibedakan berdasarkan sifat penggunaanya. Berdasarkan sifat penggunaannya ini, ada 4 macam multimedia yaitu interaktif, linier, hiperaktif, dan kits.

Multimedia Interaktif

Jenis multimedia satu ini tergolong sebagai multimedia yang memungkinkan penggunanya untuk mengontrol komponen dalam media tersebut. Serta, lebih mengutamakan personalisasi multimedia berdasarkan keinginan dari pengguna.

Multimedia Linier

Di lain sisi, multimedia linier merupakan jenis multimedia yang tidak interaktif. Dalam multimedia jenis ini, pengguna hanya mampu menikmati informasi yang diberikan secara linier.

Multimedia Hiperaktif

Multimedia hiperaktif adalah jenis multimedia yang menggabungkan hubungan antar komponen multimedia.

Jenis atu ini juga tergolong multimedia yang interaktif dikarenakan penggunanya mampu memilih jenis informasi sesuai dengan kemauan lewat link atau tautan yang disediakan.

Multimedia Kits

Multimedia yang satu ini merupakan multimedia yang digunakan dalam proses pengajaran yang mana media pembelajaran yang digunakan melibatkan berbagai jenis media untuk dibuat menjadi satu topik tunggal.

Keuntungan dari adanya multimedia ini tentu bisa membuat siswa lebih bersemangat dalam menerima materi pelajaran dan merangsang tingkat kreativitas siswa.

Hypermedia

Hypermedia adalah jenis multimedia yang menggabungkan teks, audio, dan visual yang disimpan dalam suatu komputer.

Contoh dari hypermedia juga tidak jauh dari kegiatan pembelajaran seperti tautan pembelajaran yang akan mengarahkan ke suatu website tertentu.

Manfaat Multimedia

Kehadiran multimedia sebagai bagian dari kemajuan di dunia teknologi informasi juga memberikan banyak manfaat. Manfaat yang dirasakan oleh adanya multimedia bukan hanya dari satu sektor bidang saja.

Sebagai Media Pembelajaran
Sebagai Media Pembelajaran

Beberapa manfaat dari multimedia ini akan dirangkum sebagai berikut.

Sebagai Media Pembelajaran

Manfaat pertama dari adanya multimedia adalah dapat dijadikan sebagai media pembelajaran. Pembelajaran yang dibantu dengan adanya multimedia akan membuat siswa merasa lebih tertarik dengan materi yang disampaikan. Sehingga, proses pembelajaran pun akan lebih hidup lagi dan tentunya tidak monoton.

Selain itu, dengan adanya media pembelajaran seperti multimedia juga akan lebih memudahkan tenaga pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran pula. Serta, mampu membantu tenaga pendidik untuk lebih kreatif lagi dalam mengkreasikan materi.

Sebagai Penunjang Kegiatan Komersial

Selain dalam dunia pendidikan, multimedia juga sangat bermanfaat untuk kegiatan komersial produk maupun jasa.

Suatu produk yang diiklankan dengan bantuan multimedia akan membuat audience semakin tertarik dengan suatu produk yang diiklankan tersebut.

Tidak seperti di masa dulu yang mana iklan akan suatu produk kebanyakan hanya bisa dipromosikan lewat media cetak saja, namun sekarang justru kegiatan mengiklankan produk bisa dikreasikan dengan lebih bervariasi berkat adanya multimedia.

Untuk Kepentingan Hiburan

Di awal kemunculannya, istilah multimedia memang sudah banyak digunakan untuk kegiatan hiburan terutama dalam dunia teater.

Meskipun sampai saat ini multimedia sudah digunakan dalam banyak bidang, tetapi pemanfaatan multimedia juga masih dirasakan untuk kepentingan hiburan. Contoh paling umum untuk penggunaan multimedia adalah media interaktif di televisi.

Kemajuan multimedia di bidang hiburan juga semakin berkembang bahkan sekarang juga telah merambah ke media yang dapat dinikmati secara lebih luas, contohnya lewat berbagai tayangan hiburan yang ada di YouTube.

Mendukung Kemajuan Ilmu Kesehatan

Ilmu kesehatan dan kedokteran termasuk dalam ilmu yang sangat kompleks dan sulit untuk dipahami oleh beberapa kalangan. Untungnya, dengan adanya multimedia bisa memberikan banyak manfaat dalam memudahkan pemahaman mengenai ilmu kesehatan dan kedokteran. Misalnya, sebelum adanya multimedia interaktif, banyak orang yang tidak tahu bagaimana cara kerja jantung.

Namun, sekarang ini dengan adanya multimedia bisa membuat masyarakat awam paham bagaimana bentuk dan cara kerja jantung.

Untuk Menunjang di Bidang Kreatif

Salah satu manfaat lain yang bisa dirasakan dari adanya multimedia adalah menunjang berbagai kegiatan di bidang kreatif. Industri kreatif juga begitu luas mulai dari dunia perfilman, desain grafis, dan lain sebagainya.

Dalam dunia perfilman juga sangat terbantu dengan adanya multimedia begitu juga dengan bidang kreatif lainnya.

Contoh Multimedia

Setelah menyimak berbagai penjelasan dalam hal multimedia, berikut ada beberapa contoh multimedia yang digolongkan berdasarkan multimedia komunikasi dan produksi konten.

Contoh Multimedia Komunikasi

Contoh-contoh dari multimedia komunikasi lebih banyak berhubungan dengan multimedia yang difungsikan menyiarkan atau menyebarkan informasi. Beberapa diantaranya adalah media cetak, radio, dan TV.

Contoh Multimedia Konten Produksi

Contoh multimedia konten produksi lebih banyak berhubungan dengan multimedia yang digunakan dalam media-media yang berbeda. Beberapa diantaranya adalah pengombinasian elemen media seperti teks, audio, grafik, animasi, dan video untuk menjadi produk-produk multimedia seperti musik, film, game, dan lain sebagainya.

Itu tadi rangkaian ulasan mengenai pengertian multimedia hingga contoh-contohnya. Dari penjelasan di atas, multimedia bisa dikatakan sebagai bentuk kemajuan teknologi informasi yang sangat bermanfaat di berbagai bidang.

Leave a Comment


Notice: Undefined index: popup_cookie_glcbi in /home/jokowari/public_html/wp-content/plugins/cardoza-facebook-like-box/cardoza_facebook_like_box.php on line 924