Ini Dia 6 Penyebab dan Alasan Pinjaman Ditolak Oleh Pihak Bank

Penyebab dan Alasan Pinjaman Ditolak Oleh Pihak Bank – Dalam pengajuan pinjaman kepada sebuah Bank kadang akan mengalami beberapa kendala, biasanya jika ada kendala makan pinjaman kalian akan ditolak oleh pihak Bank.

Apa saja penyebab pinjaman ditolak ?

Penyebab dan Alasan Pinjaman Ditolak Oleh Pihak Bank

Berikut beberapa diantaranya :

1. Kesalahan Dokumen dan Data Diri

Ketika akan mengajukan kredit, bank akan meminta kaliam untuk mengisi data diri pada sebuah formulir.

Maka pastikan kalian mengisi data tersebut dengan teliti agar tidak terdapat data yang salah.

Dalam beberapa kasus, pengajuan kredit ditolak bisa saja diakibatkan bank yang gagal melakukan verifikasi nomor telepon kalian.

Selain itu, ketika melampirkan dokumen pendukung, jika dokumen tersebut difotokopi pastikan isi dokumen tetap terbaca dengan jelas.

Periksa juga seluruh persyaratan dokumen kalian apakah sudah terlengkapi.

Hal ini tidak hanya untuk mencegah pengajuan kalian ditolak, tetapi juga menghemat waktu kalian agar tidak bolak balik ke bank.

Baca Juga :

2. Jumlah Pinjaman yang Terlalu Besar

Kalian pastinya mengajukan jumlah kredit sesuai dengan kebutuhan kalian saat ini.

Akan tetapi pihak bank memiliki standar perhitungannya sendiri untuk menilai jumlah pinjaman yang sesuai dengan kalian sebagai nasabah.

Ketentuan tersebut diambil berdasarkan kondisi finansial kalian saat itu.

Bank biasanya akan menganlisa kemampuan membayar calon debitur melalui kondisi tabungan dan juga harta yang kalian miliki seperti rumah dan kendaraan.

Apabila kredit yang kalian ajukan terlalu besar jumlahnya dibandingkan dengan kemampuan membayar, maka bank akan menolak pengajuan kredit kalian.

3. Jumlah Penghasilan Tidak Sesui Syarat

Beberapa bank memiliki syarat jumlah penghasilan bagi nasabah yang mengajukan kredit.

Dan kebanyakan bank memberikan syarat minimal gaji sebanyak 3 juta rupiah per bulan atau 36 juta rupiah per tahun.

Untuk mengantisipasi risiko kredit tertunggak oleh nasabah maka hal ini dilakukan.

Penghasilan tetap kalian menunjukkan kemampuan membayar. Jadi sebelum mengajukan, pastikan jumlah penghasilan kalian sesuai syarat, dan jumlah yang diajukan juga seimbang dengan kemampuan membayar kalian.

4. Jaminan Kredit yang Tidak Sesuai

Jaminan merupakan salah satu hal penting dalam pengajuan kredit. Jika nilai agunan yang kalian ajukan berada dibawah standar yang telah ditentukan oleh bank, terpaksa bank harus menolak permohonan pinjaman kalian.

Pemberian kredit yang dilakukan oleh bank biasanya sebesar 80% dari nilai agunan yang kalian ajukan. Kecuali, jika kredit multiguna yang sudah bekerja sama dengan bank atau perusahaan tersebut.

Penilaian agunan ini berlaku untuk kredit jenis konsumtif dan yang bersifat komersial atau usaha.

5. Belum Memiliki Kartu Kredit Aktif

Biasanya ada beberapa bank yang memberi syarat nasabah harus memiliki kartu kredit aktif selama minimal 1 tahun untuk dapat mengajukan KTA.

Kartu kredit yang aktif berarti kartu kredit masih digunakan dengan rutin dan masih dibayarkan cicilannya.

Hal ini dikarenakan pihak bank ingin melihat kecenderungan pengeluaran dan juga pembayaran cicilan kalian Akan tetapi ini tidak selalu berlaku di semua bank, dan juga di semua jenis pinjaman.

Baca Juga :

6. Pembayaran Kredit Sebelumnya Kurang Lancar

Jika kalian sebelumnya sudah pernah mengajukan kredit, pembayaran cicilan yang kurang lancar bisa menjadi penyebab ditolaknya pengajuan yang baru.

IDI Historis merupakan sejarah kredit yang dimiliki nasabah yang mengevaluasi seberapa lancar pelunasan kredit kalian.

Data kalian akan otomatis tersimpan di Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia dan dapat diakses oleh bank manapun.

Apabila kalian masih memiliki tagihan kredit yang tertunggak, hal itu akan memperburuk nilai kredit kalian.

Maka dari itu sangat penting untuk membayar tagihan kredit kalian tepat waktu agar pengajuan kredit selanjutnya tetap lancar.

Dan hindari juga pembayaran minimum payment berkepanjangan karena hal itu juga dapat memperburuk nila kredit kalian.

Leave a Comment