Keuntungan, Kerugian, dan Perbedaan SSL Gratis dan Berbayar

Istilah SSL bagi orang-orang yang menggeluti dunia website barangkali sudah menjadi istilah yang familiar. Namun, bagi masyarakat luas istilah ini tentunya masih terdengar asing.

SSL ini sebenarnya adalah sebuah singkatan dari Secure Socket Layer. Fungsi dari SSL digunakan sebagai pengaman website dari serangan yang tidak diinginkan, dengan begitu informasi yang ada di dalam website akan tetap aman.

Pada halaman situs atau website yang mempunyai SSL biasanya akan url akan berubah menjadi HTTPS dan bukan HTTP.

Sebagian orang masih ragu menggunakan SSL karena ragu apakah penting atau tidak menggunakan ini.

Namun, Google telah mengingatkan para pemilik website sejak tahun 2014 silam, jika SSL juga bisa membantu meningkatkan optimasi website untuk tampil di halaman pertama mesin pencarian terbesar ini.

Dengan begitu, bisa dikatakan jika penggunaan SSL merupakan suatu hal yang penting.

Berbicara masalah jenis SSL, terdapat banyak jenis dari SSL namun dapat tergolong menjadi dua yaitu SSL yang gratis dan berbayar.

SSL yang berbayar cenderung memberikan perlindungan yang lebih bila dibandingkan dengan SSL yang gratis. Akan tetapi, tidak sedikit juga pemilik website yang lebih memilih SSL gratis.

SSL gratis dan berbayar memang memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri mengingat layanan keduanya pun juga berbeda.

Oleh karena itu, berikut akan dijelaskan tentang keuntungan, kerugian, dan perbedaan SSL gratis dengan berbayar.

Keuntungan Memilih SSL Berbayar

Memilih SSL berbayar memang mengharuskan pemilik website untuk mengeluarkan biaya lebih.

Akan tetapi, dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan, memilih SSL berbayar ternyata juga memberikan banyak keuntungan. Keuntungan tersebut bisa dilihat sebagai berikut:

1. Jenis SSL Lebih Lengkap

Keunggulan pertama dari SSL berbayar ini terletak pada jenis-jenisnya yang begitu lengkap mulai dari Domain Validation SSL, Extended Validation SSL, dan Organization Validation SSL.

Disamping jenisnya yang lebih lengkap dari SSL gratis, SSL berbayar mempunyai kompabilitas browser hampir 100%, sehingga meminimalisir terjadinya error akibat browser yang bermasalah.

2. Kustomisasi Bebas

Dengan SSL berbayar, pemilik website akan lebih mudah memindahkan SSL pada domain yang lain dengan melakukan penerbitan ulang kepada penyedia jasa SSL.

Oleh karena itu, SSL berbayar ini lebih memberikan kebebasan dalam hal kustomisasi.

3. Berlaku Lebih Lama dan Penerbitan Cepat

Keuntungan lain dengan SSL berbayar adalah masa berlakunya yang lebih lama dibandingkan dengan SSL gratis, yaitu sekitar 1-2 tahun.

Disamping itu, SSL berbayar juga tidak membutuhkan waktu lama dalam penerbitannya. Hanya butuh lima sampai sepuluh menit terutama pada Domain Validation SSL.

4. Jaminan Keamanan dan Asuransi Tinggi

Mengingat SSL berbayar mengharuskan pemilik website untuk mengeluarkan biaya, maka kemanan yang diberikan pun lebih tinggi.

Enkripsinya pada SSL berbayar biasanya berkisar hingga 256 bit yang akan memberikan keamanan ekstra dan lebih terjamin dari pencurian data.

Begitu juga dengan jumlah asuransinya sangat tinggi sekitar sepuluh ribu dollar jika saja terjadi kebocoran data dari website.

Kerugian Memilih SSL Gratis

Memilih SSL gratis memang bisa dijadikan opsi untuk pemilik website yang masih mencoba penggunaan SSL serta tidak memiliki budget untuk menggunakan SSL berbayar.

Hanya saja, penggunaan SSL yang gratis ini juga memiliki beberapa kerugian, diantaranya:

1. Jenis dan Kustomisasi SSL Terbatas

Tidak seperti SSL berbayar, jenis SSL gratis lebih terbatas dan hanya tersedia jenis Domain Validation SSL.

Untuk bisa mendapatan jenis SSL lainnya, maka pemilik website harus bersedia untuk menggunakan SSL berbayar.

Sama halnya dengan kustomisasinya, pada SSL gratis hanya menyediakan untuk satu domain saja.

2. Berlaku Singkat dan Penerbitan Lama

Pada SSL gratis, masa berlakunya bisa dikatakan sangat singkat yaitu hanya 90 hari. Jika sudah melebihi 90 hari, maka url akan berubah menjadi HTTP lagi dan pemilik website diharuskan melakukan penerbitan ulang.

3. Jaminan Keamanan dan Asuransi Kurang

Dibandingkan dengan SSL berbayar, SSL gratis tidak memiliki kejelasan berapa bit untuk enkripsinya.

Sehingga jaminan keamanannya pun sangat kurang. Sementara itu, asuransi pada SSL gratis juga tidak menyediakan asuransi.

Jadi, apabila terjadi kehilangan data atau masalah keamanan lainnya, maka SSL gratis tidak akan memberikan jaminan keamanan dengan asuransi.

Perbedaan SSL Gratis dengan Berbayar

Setelah melihat keuntungan dari SSL berbayar dan kerugian dari SSL gratis, maka bila diuraikan secara umum, perbedaan SSL gratis dengan berbayar ini adalah sebagai berikut:

1. Jenis SSL

Terlihat jelas jika SSL berbayar mempunyai jenis yang lebih lengkap yaitu Domain Validation, Business Validation, dan Extended Validation.

2. Kustomisasi SSL

Pada kustomisasi SSL yang berbayar, pemilik website dapat memindahkan SSL ke domain lain, sementara dengan SSL gratis, hal tersebut tidak bisa dilakukan.

3. Masa Berlaku dan Penerbitan

SSL gratis mempunyai masa berlaku yang singkat yaitu 90 hari serta penerbitan lama. Sedangkan, SSL berbayar mampu diterbitkan secara cepat dan masa berlakunya cukup lama sekitar 1-2 tahun.

4. Jaminan Keamanan dan Asuransi

Keamanan menggunakan SSL berbayar lebih jelas enkripsinya dibandingkan dengan SSL berbayar.

Sehingga, tingkat keamanannya pun jelas berbeda. Pada SSL gratis juga tidak terdapat asuransi, jadi tidak dapat menjamin bila terjadi masalah keamanan.

Namun, dengan SSL berbayar, pemilik website akan menyediakan asuransi mulai dari sepuluh ribu dollar apabila terjadi kebocoran data atau masalah keamanan lainnya.

Nah, keuntungan, kerugian, dan perbedaan SSL gratis dengan berbayar telah selesai diulas.

SSL berbayar memang terlihat sangat menonjol dengan segala keunggulannya. Sementara, SSL gratis mempunyai keterbatasan yang tidak sedikit.

Akan tetapi, tidak ada salahnya juga untuk mencoba SSL gratis terlebih bagi pemilik website yang masih belum menyisihkan anggaran untuk membeli SSL yang berbayar.

Baca Juga : Cara Memasang SSL pada Blog WordPress

Leave a Comment