Pengertian Reseller, Cara Kerja dan Contoh Reseller

Tahukah Anda mengenai pengertian reseller? Perkembangan dunia teknologi membawa pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan dunia jual beli, sebut saha yang ada di dalam marketplace.

Ribuan seller dapat berjualan barang barang disana mulai dari pakaian, aksesoris, elektronik, alat alat ruma tangga sampai ke makanan dan minuman.

Berbicara tentang marketplace, pernahkan anda berbelanja disana? jika iya, pernahkah anda menemukan produk produk yang serupa bahkan sama persis dengan seller atau penjual yang berbeda beda dengan harga yang berbeda beda pula?

Disitulah banyak pemain reseller atau orang yang tidak mempunyai dan memiliki produk tetapi bisa ikut berjualan di marketplace.

Caranya adalah dengan mengupload produk dari supplier kemudian memasangnya kembali dengan harga yang lebih mahal. Dari selisih harga tersebut, didapatlah keuntungan untuk si reseller.

Memang marging atau keuntungan untuk setiap produk tidak bisa banyak dikarenakan reseller akan bersaing harga dengan reseller reseller lainnya. Namun apabila reseller dapat menjual produk tersebut dalam jumlah besar, keuntungan yang didapat pun akan semakin besar.

Perlu diingat bahwa reseller bekerja tanpa memikirkan produksi, packing sampai kirim kirim. Reseller hanya tinggal meneruskan pesanan ke supplier dan selanjutnya supplier lah yang akan mengurus sisanya.

Agar lebih memahami lagi tentang reseller, pada kesempatan kali ini kami akan mengupas mengenai reseller, mulai dari pengertiannya, cara kerja dan contoh reseller. Mungkin setelah membaca ini kalian akan tertarik untuk menjadi reseller.

Pengertian Reseller

Apa itu reseller? pengertian reseller adalah sebuah kata di dalam bahasa Inggris yang secara harfiah berarti menjual kembali.

Dari asal katanya, kita dapat mengartikan “re” memiliki arti kembali seperti recycle, reboisasi, regenerasi dan lain sebagainya.

Sedangkan “seller” berarti penjual. Itu artinya reseller adalah orang yang menjual kembali suatu barang atau produk suatu perusahaan.

Reseller dapat merujuk kepada perseorangan atau juga sebuah perusahaan yang melakukan aktivitas pembelian dengan tujuan untuk dijual kembali seperti yang sebelumnya sudah kami sampaikan.

Keuntungan dengan menggunakan sistem reseller ini, anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk membeli peralatan produksi, memikirkan packaging dan pengiriman, bertanggung jawab atas kualitas produk tersebut atau biaya biaya operasional yang lainnya.

Sebenarnya, selain reseller, terdapat juga dropshipper dimana secara garis besarnya mirip dengan reseller namun terdapat perbedaan yang terletak pada proses penjualannya.

Jika seorang reseller harus membeli produk supplier tersebut terlebih dahulu, dropshipper tidak perlu melakukan hal itu dan cukup hanya memasarkannya saja.

Baca Juga : 5 Cara Merekrut Reseller yang Baik dalam Bisnis

Hal yang Diperlukan untuk Menjadi Reseller

Terderngar cukup mudah bukan? Tetapi untuk menjadi reseller yang baik, setidaknya ada beberapa hal yang anda butuhkan. Hal tersebut yaitu :

1. Niat

Untuk menjadi reseller dibutuhkan niat dan keteguhan untuk memulai dan menjalankannya.

Menjadi reseller artinya kalian akan bersaing dengan ribuan reseller lainnya. Tanpa niat dan keteguhan yang kuat, kalian akan kalah bersaing dengan reseller lainnya.

2. Modal

Modal disini dapat berupa materi atau uang dan pengetahuan mengenai transaksi jual beli.

Dikarenakan sistem reseller yang mengharuskan membeli produk supplier terlebih dahulu, maka kalian setidaknya harus mempunyai modal uang untuk membeli stok produk kalian.

Selain itu, pengetahuan tentang transaksi jual beli di dunia online juga akan membantu dan mempermudah bisnis anda.

3. Koneksi Atau Relasi

Untuk menjadi reseller yang baik dan sukses, kalian harus bisa membangun relasi yang baik dengan supplier dan customer kalian. Membangun kepercayaan kepada dua pihak tersebut akan membantu bisnis kalian berkembang.

Kepercayaan yang kalian dapat dari supplier akan memudahkan kalian untuk membeli produk kalian, sementara mendapat kan kepercayaan dari customer kalian akan berimbas pada rating dan review yang bagus untuk toko kalian.

Dengan rating dan review yang baik, toko kalian akan mudah dipercaya bagi calon pembeli baru.

4. Teknik Pemasaran

Semua akan kembali ke ilmu marketing, dengan marketing yang baik, kalian akan mampu untuk menjual apapun.

Terapkan teknik dan ilmu pemasaran, seperti tentukan tagert market kalian, beriklan di tempat yang tepat, menggunakan jasa endorse pada influencer yang tepat dan lain sebagainya.

Dengan teknik pemasaran yang tepat, kalian akan lebih mudah lagi menjual produk kalian. Cobalah untuk melakukan sesuatu yang unik, baru dan fresh sehingga akan lebih mudah untuk diingat.

Cara Kerja Reseller

Cara Kerja Reseller

Setelah mengetahui pengertian reseller maka selanjutnya adalah cara kerjanya. Secara garis besar, reseller membeli produk dari pihak pertama yang dapat berupa produsen, supplier, distributor atau lainnya dan setelah itu menjual produk tersebut kembali.

Adapun penjelasan mengenai cara kerja menjadi reseller yaitu sebagai berikut :

1. Menentukan Produk

Sebelum memulai bisnis reseller, tentu saja kalian harus menentukan produk yang nantinya akan kalian jual.

Saat memilih dan menentukan produk, cobalah untuk melakukan analisis mengenai permasalahan, keresahan dan juga kebutuhan yang sedang terjadi di masyarakat.

Dengan mengetahui ketiga hal tersebut, kalian akan dapat menentukan produk yang akan paling memberikan keuntungan secara rutin dan dalam jangka waktu yang panjang.

Baca Juga : Cara Meningkatkan Penjualan Produk

2. Bekerjasama Dengan Supplier Yang Tepat

Karena fokus utama reseller adalah untuk menjual atau memasarkan produk, kalian harus memilih dan membangun kerjasama dengan supplier atau produsen yang tepat agar produk yang anda jual terjamin baik kualitas maupun ketersediaan barangnya.

Hal inilah yang membuat bisnis reseller sebenernya menjadi lebih aman daripada dropshipper karena anda tidak akan dipusingkan dengan stok barang yang habis di supplier sedangkan sedang ada konsumen yang akan membeli barang tersebut.

Saat anda bekerjasama denga supplier, usahakan untuk tidak memiliki satu supplier saja karena hal tersebut dapat beresiko untuk keberlangsungan bisnis anda.

Jika terjadi suatu hal atau kesalahan pada supplier tersebut, kalian bisa langsung menggunakan produk dari supplier yang lain.

3. Melakukan Pemasaran

Inti dari tugas dan tanggung jawab seorang reseller adalah untuk memasarkan produk yang dijual. Kalian dapat melakukan pemasaran dengan berbagai cara, mislanya menggunakan media sosial atau marketplace, bisa juga kalian menjual ke orang orang terdekat kalian dahulu.

Selain itu, kalian juga dapat melakukan pemasaran dengan menggunakan fitur iklan dalam media sosial contohnya Instagram Ads atau Facebook Ads.

Jangan lupa juga untuk mencoba memasarkan produk kalian menggunakan data demografi dan psikografi dari target pasar kalian.

4. Membangun Hubungan Yang Baik Dengan Konsumen

Selain menjadi reseller, pada dasarnya jika kita menjual suatu produk baik sebagai supplier, reseller maupun dropshipper, kita harus dapat membangun hubungan yang baik dengan konsumen kita.

Dengan komunikasi dan hubungan yang baik tersebut, konsumen mungkin suatu saat akan melakukan transaksi pembelian di toko kalian kembali.

Untuk membangun hubungan yang baik, kalian harus memberikan pelayanan baik untuk penjelasan produk dan juga membalas pesan konsumen dengan baik dan cepat.

Contoh Reseller

Contoh Reseller

Pernahkah kalian saat masih kecil berjualan sesuatu yang sebelumnya kalian beli dari toko? secara tidak kalian sadari, ternyata kalian sudah menjadi reseller dan menjalankan kegiatan reseller.

Meskipun kebanyakan orang berpikir bahwa reseller melakukan penjualan melalui online, sebenernya semua proses penjualan yang tidak dibarengi dengan proses produksi dari produk tersebut pada dasarnya adalah proses atau kegiatan reselling baik yang dilakukan secara offline maupun online.

Seperti itulah pengertian, cara kerja dan contoh reseller. Mungkin beberapa dari kita sudah menjadi reseller tanpa kita sadari. Apakah kalian tertarik menjadi reseller?

Pastikan kalian mengikuti langkah langkah yang sudah kami berikan untuk mempermudah kelancaran bisnis anda. Demikianlah pengertian reseller yang harus Anda ketahui. Selamat mencona.

Leave a Comment