Syarat dan Jenis Pinjaman di Pegadaian

Syarat dan Jenis Pinjaman di Pegadaian – Tidak jarang pada saat tertentu, setiap orang memiliki kebutuhan yang mendesak, dimana kebutuhan tersebut membutuhkan uang dalam nominal yang tidak sedikit.

Oleh karena alasan seperti ini, beberapa orang memutuskan untuk mencari pinjaman baik ke bank maupun ke lembaga atau badan pembiayaan.

Salah satu lembaga yang bisa memberikan pinjaman dengan cepat serta dalam nominal yang tidak sedikit adalah Pegadaian.

Pegadaian ini tergolong sebagai BUMN atau Badan Usaha Milik Negara yang mempunyai banyak layanan terutama pinjaman.

Layanan pinjaman yang ada di Pegadaian pun tidak terbatas hanya pada satu jenis. Terdapat beberapa jenis pinjaman dari Pegadaian yang bisa dimanfaatkan oleh para nasabah atau calon nasabahnya sesuai dengan kebutuhan mereka.

Syarat dan Jenis Pinjaman di Pegadaian

Setiap jenis pinjaman yang ada di Pegadaian juga memiliki syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi. Supaya lebih jelas mengetahui syarat dan jenis pinjaman di Pegadaian, mari simak ulasannya berikut.

1. Kredit Cepat dan Aman (KCA)

Seperti namanya, pinjaman Kredit Cepat dan Aman ini memberikan pelayanan pinjaman yang cepat dan aman.

Bahkan, dengan layanan ini nasabah juga bisa mendapatkan pinjaman secara mudah.

Layanan ini sudah terdapat di lebih dari empat ribu outlet Pegadaian di Indonesia dan ditujukan untuk semua nasabah baik untuk tujuan konsumsi atau produksi.

Baca Juga : Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi

Selain itu, proses pencairan dananya pun terhitung cepat dan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit.

Untuk jumlahnya sendiri berkisar mulai dari lima puluh ribu hingga lima ratus juta rupiah, serta maksimal jumlah pinjaman adalah lima miliar

. Nasabah juga tidak perlu membuka tabungan jika ingin menggunakan layanan ini. Serta, pinjaman umumnya akan diberikan berupa uang tunai.

Untuk mendapatkan pinjaman KCA, nasabah diharuskan datang ke outlet Pegadaian serta membawa persyaratan berikut ini:

  1. Membawa foto kopi KTP atau kartu identitas lainnya seperti paspor atau SIM
  2. Menyerahkan agunan seperti emas, handphone, atau barang elektronik lainnya. Jika agunan yang dijaminkan berupa kendaraan bermotor, maka nasabah harus membawa surat BPKB dan STNK
  3. Menandatangani Surat Bukti Kredit (SBK).

Selain itu, ada beberapa hal juga yang harus diketahui dari pinjaman KCA ini, yaitu pinjaman ini berjangka waktu maksimal hanya 4 bulan atau sekitar 120 hari.

Akan tetapi, dapat diperpanjang dengan mengangsur sebagian uang pinjaman atau membayar sewa modal (bunga pinjaman).

Kemudian, mengenai sewa modalnya (bunga) dimulai dari 0,75% per 15 hari. Dikenakan pula biaya administrasi sekitar Rp. 2.000 hingga Rp. 125.000.

2. Kredit Angsuran dengan Sistem Gadai (Krasida)

Pada jenis pinjaman Krasida ini, pinjaman ini dikhususkan untuk pelaku usaha UMKM atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Pemberian pinjaman ini biasanya diperuntukkan bagi pengembangan usaha para pelaku UMKM.

Proses mendapatkan pinjaman Krasida juga tidak tergolong lama, hanya butuh waktu sekitar satu minggu.

Mengenai jumlah pinjamannya, nasabah bisa melakukan pinjaman dimulai dari satu juta hingga dua ratus lima puluh juta rupiah bergantung pada agunan yang diserahkan dan maksimal jumlah pinjaman yang bisa didapat adalah lima miliar.

Jika tertarik untuk melakukan pinjaman dengan layanan Krasida ini, maka nasabah harus memenuhi beberapa syarat berikut ini:

  1. Membawa foto kopi KTP da KK
  2. Menyerahkan agunan. Apabila jenis agunan yang dijaminkan berupa kendaraan bermotor, maka nasabah harus membawa surat BPKB, fotokopi STNK, dan faktur pembelian.

Berbeda dengan KCA, pinjaman dengan Krasida memiliki jangka waktu yang lebih lama yaitu 6-36 bulan. Sementara itu, untuk pelunasannya bisa dilakukan sewaktu-waktu dan diberikan diskon untuk sewa modalnya.

Nilai dari sewa modalnya (bunga pinjaman) sendiri dimulai dari 1,25% per bulan. Disamping itu, ada juga biaya administrasi sebesar Rp. 10.000 hingga Rp. 100.000.

3. Kredit Angsuran Sistem Fidusia (Kreasi)

Layanan pinjaman ini dikhususkan untuk pelaku UKM yang ingin mengembangkan usahanya.

Sistem fidusia dalam pinjaman ini hanya perlu menyerahkan BPKB kendaraan, sedangkan kendaraannya masih bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

Jumlah pinjamannya berkisar antara satu juta hingga dua ratus juta rupiah, dan jumlah maksimalnya adalah empat ratus juta rupiah. Untuk pelunasannya pun fleksibel yaitu 12 hingga 36 bulan.

Sama seperti jenis pinjaan yang lain, layanan Kreasi ini juga mempunyai syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh nasabah yang ingin melakukan pinjaman. Syarat tersebut meliputi:

  1. Usaha harus memenuhi kriteria kelayakan dan minimal telah berjalan sekitar 1 tahun
  2. Membawa fotokopi KTP, KK, dan surat nikah (bagi yang sudah menikah)
  3. Menyerahkan BPKB, fotokopi STNK, dan faktur pembelian.

4. KCA Prima

Pinjaman dengan KCA Prima ini memberikan layanan pinjaman bebas bunga 0% dengan jumlah pinjaman dimulai dari lima puluh ribu hingga lima ratus ribu.

Untuk jangka waktu pinjamannya memang tergolong jangka pendek yaitu hanya sekitar 60 hari, namun bisa juga diperpanjang. Syarat untuk bisa mendapatkan pinjaman ini adalah sebagai berikut.

  1. Membawa KTP tapi tidak perlu membawa KK
  2. Nasabah yang berada dalam satu KK hanya boleh mendapatkan 1 kali periode kredit
  3. Mahasiswa atau pelajar dengan usia kurang dari 30 tahun bisa mengajukan pinjaman sendiri.

5. Kreasi Fleksi

Kreasi Fleksi merupakan pinjaman yang dikhususkan untuk para petani dan non-petani dengan angsuran pembayaran fleksibel mulai dari 3-36 bulan.

Jumlah pinjaman dimulai dari satu hingga empat ratus juta rupiah. Serta, jumlah bunga dimulai dari 5,5%-30%.

Apabila ingin mengajukan pinjaman ini, maka beberapa syarat berikut harus dipenuhi, yaitu:

  1. Dikhususkan untuk masyarakat petani dan non-petani
  2. Membawa foto kopi KTP dan KK
  3. Membawa agunan kendaraan bermotor (dalam hal ini membawa BPKB asli, fotokopi STNK, serta faktur pembelian), alat produksi, atau emas.

6. Pegadaian Rahn

Pegadaian yang satu ini merupakan pegadaian syariah yang sudah tersedia di lebih dari 600 outlet Pegadaian di seluruh Indonesia.

Pinjaman dengan jenis pinjaman ini tergolong cepat yaitu hanya butuh waktu 15 menit.

Jumlah pinjaman dimulai dari lima puluh ribu sampai lima ratus juta rupiah. Jika ingin mendapat pinjaman ini, nasabah harus membawa syarat-syarat berikut:

  1. Membawa fotokopi KTP
  2. Membawa agunan. Khusus untuk agunan kendaraan bermotor harus membawa BPKB dan STNK asli
  3. Menandatangani Surat Bukti Rahn (SBR).

Itulah jenis-jenis pinjaman yang ada di Pegadaian beserta syarat-syaratnya. Jenis pinjaman tersebut tentunya mempunyai kelemahan dan kelebihan tersendiri, yang pastinya bisa di sesuaikan dengan kebutuhan dari nasabah.

Baca Juga : Pengertian Pegadaian Digital

Leave a Comment