Usaha Kecil Gagal! Mungkin 6 Faktor ini Penyebab Kegagalannya

Penyebab Usaha Kecil Gagal – Setiap pertama kali membangun usaha kecil peluang rugi pasti lebih besar dibandingkan mendapatkan keuntungan. Tak urung jika salah perencanaan kegagalan inilah yang membuat usaha kolaps di awal berdiri.

Semua pengusaha pemula pasti tahu fenomena ini tetapi masih banyak yang tidak mengetahui apa saja penyebabnya.

Sehingga kegagalan tersebut terus terjadi tanpa bisa dilakukan evaluasi yang tepat.

Alasan dan Penyebab Usaha Kecil Gagal

Maka dari itu, di artikel berikut ini akan dijelaskan apa saja penyebab kegagalan di awal bisnis terutama bagi usaha kecil. Ini penjelasannya:

1. Kekurangan Modal Bisnis

Penyebab kegagalan yang pertama adalah kekurangan modal bisnis dan tidak ada suntikan modal baru. Sedangkan untuk mendapatkan pinjaman modal tidak memiliki aset sebagai agunan.

Tentu ini menjadi masalah yang paling laten dan yang paling banyak menyebabkan usaha gulung tikar.

Karena jika modal sudah tidak sehat otomatis untuk menghasilkan produk yang akan dijual juga tidak akan maksimal.

Kondisi ini, jika tidak juga mendapatkan modal yang segar sebentar lagi pasti bangkrut.

Bukan tidak mungkin aset usaha akan dijual seperti mesin produksi, saham dan lain sebagainya.

2. Produk Yang Dijual Tidak Disukai Konsumen

Kegagalan selanjutnya adalah produk yang dijual tidak disukai oleh pengunjung. Sehingga tidak ada yang membelinya yang berarti modal perusahaan habis, laba tidak juga datang.

Tentu untuk produksi selanjutnya akan kesulitan. Karena tidak ada uang untuk dijadikan sarana memproduksi barang/jasa yang baru.

Kondisi ini kadang juga disebabkan oleh observasi target yang salah sehingga suplai produk juga tidak tepat. Yang ada konsumen malas untuk membelinya dan lebih memilih produk dari perusahaan yang lain.

3. Tidak Melakukan Pencatatan Keuangan Dengan Detail

Usaha kecil bisa gagal karena masih belum terbiasa mencatat keluar masuknya uang. Sehingga modal sekalipun dianggap laba yang dihabiskan untuk belanja dan lain sebagainya.

Akibatnya ketika akan memproduksi produk baru uang sudah habis.

Jika tidak berhutang maka usaha pasti kolaps dan Anda akan menyesal tidak melakukan pencatatan finansial dengan tepat.

Jika semua transaksi tercatat tentu masalah ini tidak akan terjadi karena kalkulasi laba, kredit dan modal ditemukan.

Sehingga bisa lebih enak ketika akan mengeluarkan biaya produksi dan tidak mungkin tertukar dengan laba.

4. Tidak Memiliki Tujuan Bisnis

Setiap pebisnis yang ingin usahanya sukses harus memiliki tujuan atau target bisnis yang jelas. Karena tujuan itulah yang membuat aktifitas berjualan sesuai dengan rencana.

Sebaliknya jika tujuannya tidak jelas tentu berjualannya pun asal-asalan saja. Yang penting produk laku dan bisnis mendapatkan keuntungan saja.

Padahal ini begitu riskan jika usaha sudah berjalan terlalu lama. Pasalnya untuk mendapatkan pelanggan harus disertai dengan kreativitas dan manajemen matang.

Apa jadinya dengan usaha kalau orang-orangnya hanya untuk mendapatkan laba saja tanpa berencana untuk membesarkan perusahaan.

5. Manajemen Dikelola Dengan Sangat Buruk

Usaha yang sukses jika manajemennya juga berjalan dengan lancar. Sebaliknya bisnis akan kolaps jika manajemen di dalamnya tidak berjalan dengan baik.

Manajemen adalah unsur utama dalam memajukan usaha atau bisnis. Karena di sanalah terletak perencanaan, kontrol atau pengawasan, tindakan serta evaluasi untuk kemajuan usaha.

Jika kegiatan manajemen di atas tidak dilakukan dengan baik, tentu target penjualan juga tidak jelas. Bahkan kegagalan di periode awal pasti terjadi lagi di periode selanjutnya.

6. Lokasi Usaha Yang Tidak Terlalu Strategis

Jika membuka usaha kecil seperti toko tentu lokasi juga menjadi penyebab usaha laris atau sebaliknya.

Maka dari itu, sebelum membuka usaha pastikan kalau area yang akan dibangun memang benar-benar strategis.

Strategis dalam artian mudah diakses oleh konsumen bisa karena berada di ruang publik atau berada di pinggir jalan protokol.

Jika menemukan lokasi semacam ini maka silakan saja dibangun usaha di sana.

Tentu peluang usaha berkembang sangat besar. Apalagi pemasarannya jauh lebih mudah karena sekali pasang banner yang melihat langsung banyak.

7. Usaha Tidak Dijalankan Secara Online

Saat ini usaha kecil sekalipun harus menjajakan produknya secara online.

Karena ini yang lebih disukai oleh pelanggan dibandingkan sistem offline.

Dengan sistem online masyarakat lebih mudah untuk mendapatkan produk. Karena tidak perlu mendatangi toko cukup dengan memesan produk menggunakan perangkat android saja.

Itu artinya dengan sistem online pelanggan lebih hemat biaya transportasi.

Tak hanya itu, mereka juga terlindungi dari hujan dan panas matahari. Maka dari itu, transaksi ini lebih dipilih daripada yang lain.

Sebagai panduannya anda bisa membaca Cara Memulai Bisnis Online dari Nol

8. Usaha Tidak Memiliki Situs

Di jaman internet semacam ini usaha kecil sekalipun harus memiliki situs jualan.

Mengapa Kita Perlu Punya Website? Website ini bisa dijadikan sarana mencari informasi oleh pelanggan sekaligus untuk mengetahui detail produk yang dijual.

Jika usaha tidak memiliki website tentu orang malas untuk membeli produk di sana. Karena mereka tidak tahu manfaat produk, fungsi produk serta bagaimana review produk tersebut.

Selain itu dengan adanya website bisa menjadi bukti kalau usaha yang dijalankan legal tidak spamming.

Apalagi jika di dalamnya disertakan testimoni pelanggan yang sudah bertransaksi sebelumnya.

Leave a Comment