Keuntungan dan Kerugian Mengajukan Pinjaman Uang Di Bank

Keuntungan dan Kerugian Mengajukan Pinjaman Uang Di Bank – Dalam modal usaha pasti akan membutuhkan modal yang tidak sedikit,untuk mendaptkan modal yang sesuai dengan kebutuhan kalian bisa mengajukan pinkaman ke Bank.

Sekarang ini meminjam uang kepada bank sepertinya bukan hal yang rumit karena dengan adanya persaingan yang ketat antar perbankan maka segala kemudahan mengenai syarat dan proses telah diberikan kepada para calon debitur untuk dapat memperoleh pinjaman.

Banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi akan tetapi terkadang penghasilan yang kita miliki tidak mampu untuk membayar semua yang kita inginkan.

Pada saat ini sudah banyak sekali yang ditawarkan oleh Bank berbagai macam pinjaman yang bisa langsung cair dengan beragam promo dan kemudahan yang diberikan seperti jenis kredit tanpa agunan KTA.

Akan tetapi walaupun terbilang instant dan bisa mendapatkan uang dalam jumlah yang cukup besar dibandingkan dengan meminjam kepada kerabat, pinjaman bank ini juga memiliki beberapa keuntungan serta kerugian yang patut untuk kalian dipertimbangkan.

Berikut akan kami paparkan beberapa keuntungan dan kerugian dalam mengajukan pinjaman kepada Bank :

Keuntungan Mengajukan Pinjaman Uang Di Bank

1. Memberi kemudahan

Bagi nasabah yang secara teratur menyimpan uang di suatu bank, besar kemungkinan pihak bank akan mempermudah pengajuan permohonan kredit.

Syarat – syarat yang dibutuhkan juga terbilang sangat mudah karena hanya dokumen-dokumen pribadi serta tentunya riwayat kredit yang baik.

2. Ada berbagai jenis pinjaman

Ada beragam produk pinjaman yang dapat dipakai oleh nasabah, termasuk wirausahawan berskala mikro, dari mulai KUR hingga KTA dan Kredit Multiguna.

Masing-masing produk pinjaman menawarkan kelebihan serta kekurangan yang berbeda-beda sehingga nasabah hanya tinggal menyesuaikan mana yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga : Jenis Pinjaman Dana Tunai

3. Bank tidak ikut campur dalam urusan bisnis yang dijalankan

Meskipun bank merupakan pemberi pinjaman modal akan tetapi Bank sama sekali tidak akan ikut campur di dalam bisnis yang dijalankan dengan uang tersebut.

Hal yang akan diurusi oleh bank adalah kelancaran dan kedisiplinan nasabah dalam pengembalian kredit yang kalian gunakan.

4. Bunga rendah

Produk  pinjaman untuk usaha mikro memiliki tingkat suku bunga yang begitu rendah dibandingkan dengan produk pinjaman yang lain yang bersifat konsumtif.

5. Agunan aman

Pada saat meminjam uang dari bank, biasanya nasabah akan diminta menyerahkan asset berharga sebagai agunan atau jaminan. Karena pihak bank bertanggungjawab secara penuh akan keamanan agunan tersebut.

Kerugian Mengajukan Pinjaman Uang Di Bank

1. Proses rumit

Masih ada beberapa bank yang memberlakukan proses yang berbelit-belit. Maka pada saat menerima formulir permohonan kredit, mereka akan memverifikasi kemudian melakukan survey terhadap usaha yang dijalankan.

2. Menghabiskan banyak waktu

Karena melalui proses yang rumit dan berbelit tersebut, maka nasabah harus menunggu hingga berhari – hari bahkan berminggu – minggu untuk menerima dana yang diinginkan.

3. Prioritas kepada nasabah yang pernah mengajukan pinjaman

Walaupun sepenuhnya merupakan kebijakan bank, akan tetapi pada umumnya mereka memilih-milih nasabah.

Nasabah yang pernah mendapatkan pinjaman dan lancar dalam hal pengembalian akan lebih mudah mengajukan kredit baru dan sementara nasabah baru biasanya harus rela mengikuti berbagai prosedur yang merepotkan karena dianggap beresiko tinggi.

4. Jika gagal melunasi pinjaman, jaminan akan menjadi milik bank

Hal ini yang paling dikhawatirkan oleh masyarakat ketika akan mengajukan pinjaman ke bank.

Mereka takut apabila ternyata usaha yang dibuka gagal dan pinjaman tidak mampu dilunasi, maka demikia mereka harus merelakan asset yang dijadikan agunan menjadi milik bank.

Baca Juga : Jenis Aset Yang Bisa Dijadikan Jaminan Dalam Pinjaman

5. Tidak mendapatkan jumlah sesuai kebutuhan

Bank akan memberikan pinjaman sesuai dengan nilai jaminan yang diajukan.

Dalam hal ini, ketika nilai taksiran bank lebih rendah dari yang dibutuhkan oleh nasabah, maka berarti nasabah tersebut harus rela mencari tambahan dari sumber yang lain.

Leave a Comment